MERESPON PERUBAHAN BATAS WILAYAH LAUT ANTARA TIMOR LESTE DAN AUSTRALIA TAHUN 2018

Authors

Martinus DAW
Nioko Budi Legowo Harumbintoro

Keywords:

Batas Laut Internasional (International Maritime Boundaries), UNCLOS 1982, Kedaulatan Wilayah Laut (Maritime Sovereignty), Diplomasi Maritim (Maritime Diplomacy), TNI Angkatan Laut (Indonesian Navy), Sengketa Batas Laut (Maritime Boundary Disputes), Geopolitik (Geopolitics)

Synopsis

Buku ini mengkaji secara komprehensif mengenai pengaturan batas laut menurut hukum internasional serta penerapannya terhadap kedaulatan wilayah laut Indonesia. Pembahasan diawali dengan landasan hukum laut internasional yang mengatur delimitasi wilayah laut, seperti kebiasaan internasional, perjanjian bilateral dan multilateral, serta mekanisme penyelesaian sengketa melalui lembaga peradilan internasional. Instrumen utama yang menjadi rujukan adalah Konvensi Wina 1961, Konvensi Montevideo 1933 dan UNCLOS 1982, Pengaturan ini bertujuan menciptakan kepastian hukum, menjaga stabilitas keamanan, serta mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya laut bagi kesejahteraan negara.   Selanjutnya, buku ini menyoroti dampak strategis dari perjanjian batas laut antara Republik Demokratik Timor Leste dan Australia tahun 2018 terhadap Indonesia. Perjanjian tersebut dinilai menimbulkan persoalan kompleks karena tidak melibatkan Indonesia sebagai negara yang berbatasan langsung, sehingga berpotensi menimbulkan tumpang tindih wilayah, ketidakpastian hukum, serta dampak multidimensional di bidang politik, ekonomi, keamanan, dan pertahanan. Oleh karena itu, diperlukan langkah strategis berupa diplomasi aktif dan inisiatif perundingan trilateral untuk melindungi kepentingan nasional Indonesia.   Pada bagian akhir, Buku membahas peran TNI Angkatan Laut yang berperan sebagai garda terdepan dalam menegakkan hukum dan menjaga kedaulatan wilayah laut Indonesia. Peran tersebut mencakup fungsi militer, penegakan hukum, dan diplomasi maritim berdasarkan hukum nasional dan internasional. Strategi yang diusulkan meliputi peningkatan kerjasama diplomasi, pengawasan berbasis teknologi, serta kerja sama keamanan regional. Dengan demikian, buku ini menegaskan pentingnya sinergi antara hukum internasional, diplomasi, dan kekuatan pertahanan dalam menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah laut Indonesia di tengah dinamika geopolitik kawasan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Buku

Adolf, Haula. 2004. Aspek-Aspek Negaìraì Dalam Hukum Internasional, Jakarta, Rajawali Pers.

Arthur Lykke. 1993. Military Strategy: Theory and Aplication” Pennsylvania: US Army War College,

Booth, Kenth, 1985, Law, Force and Diplomacy at Sea, London George Allen (Boston) and Unwin Sydney).

Boer Mauna, 2013. Hukum Internasional Pengertian, Peranan dan Fungsi dalam Era Dinamika Global, Bandung: PT Alumni.

Bondan Tiara Sofyan, Menyikapi Aurus Imigran Gelap Menuju Australia Guna Mengamankan Kepentingan Nasional Indoneisa dalam Rangka Ketahanan Nasional. Jurnal Kajian Lemhanas RI Edisi 17 tahun 2014.

Clausewitz, Carl von. 1982, On War, New York: Penguin Books.

Cleaìry, 2007. Australia’s Grab of Timor Oil, Allen & Unwin.

Didik, Mohaìmmad Sodik, (2011), Hukum Laut Internasonal dan Pengaturannya di Indonesia. Baìndung.

Dinaì Sunyowaìti, 2013. Hukum Laut, (Pusat Penerbtan dan Percetakan UNAÌIR

Fred R. David, 2011. Manajemen Strategis Konsep, (Jakarta: Salemba empat,

Geoffrey Till, 2009, Seapower: A Guide for the Twenty First Century, London and New York: Routladge (second Edition).

Hans Kelsen, 1952. Principels of Internastional Law, New York.

Harris, D.J, 1991. Cases and Materials on International Law, (London: Sweet and Maxwell, 4th

Hardini, dkk. 2020. Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif. Yogyakarta: CV. Pustaka Ilmu Grup.

Djalal Hasjim, 1979 Perjuangan Indonesia di Bidang Hukum Laut. Bandung: Bina Cipta.

Jean, Bodin. 1995. Six Books of Commonwelth Blackwell’s Political Text. (Michigan University) B Blackwell.

John M. Collins, 2009, Defense Planning A Critique, Routledge, USA.

Kent, Booth, 1985, Law, Force and Diplomacy at Sea, London, University Collage of Wales Aberystrwyth.

Kusumaatmadja dan Agoes E. R. 2003, Pengantar Hukum Internasional. (Bandung: Alumni,).

Liddell-Hart, B.H, 1967, Strategy (2nd Edition) New York, Ny Frederick Praeger.

Malanczuk, Peter, 1997, Modern Introduction to International Law, New York: Routledg.

Leomon, Rosalind Laìunne. 1992. The Concept of Souvereignty and Its Relation to Natural Law in Hugo Grotius De Jure Belli ac Pacis. Theses Canadiennes Sur Microfche, Canada: UNivercity of Newfoundland.

Mac, Iver, R.M. aìnd Chaìrles, H, 1995. Society On Introductory Analysis. London: Maìc Milaìn & Co. LTD

Moleong, L,J. 2010, Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Moh Miles,

Martinez, O. 1996. Border People, Life and Society in th U.S. – Mexico Bordelands. The University of Arizonaì Press. Tucson.

Methew B and A.M and Saìldana J 2014. Qualitative Data Analysis A Methods Sourcebook, Edition 3. USA: Sage Publication.

Nazir (2005). Metode Penelitan. Jakarta: Galia Indonesiaì. Rosdakarya.

Mochtar Kusumaatmadja dan Etty R, Agoes, 2003, Pengantar Hukum Internasional, Bandung : Alumni

Morgenthau, Haìns Joachim, 1973. Politics Among Naìtions: the Struggle for Power and Peace. 5th edition revised. New York: Alfred. A.Knopf.

Malanczuk, Peter, 1997. Akhurst’s Modern Introduction to International Law, (New York: Routledge.

Maleong, L.J. 2019. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Nelson, C, Richard, 2016, The Life and Work of General Anrew J Goodpaster, Best Practies in National Security Affairs (American Worriors), Rowman & Littlefield Publishers USA.

Oscar Schachter, 1991, Sovereign Right and International Bussines, International Law and Practice, Martinus Nijhoft Publisher, Dordrecht.

Oscar Schachter, 1991. Sovereign Right and International Bussines, International Law and Practice, Martinus Nijhoft Publisher Dordrecht.

Putri Ade Fitriani. Diplomasi Timor Leste Dlaam Penyelesaian Sengeketa Batas Maritim Laut Timor dengan Australia Tahun 2016-2019. Journal of Diplomacy and Internastional Studies. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta. P-ISSN: 2656-3878 E-ISSN 2656-8713

Scott Jasper, 2009, Transforming Defense Capabilities New Aproaches for Internasional Security, Lynne Reinner Publishers Kumarian Press.

Supriyanto, Makmur, 2014 Tentang Ilmu Pertahanan. Jakarta : Yayasan Obor Indonesia.

Stephanie & K. Marrus, 2002, Desain Penelitian Manajemen Strategik, Jakarta: Rajawali Press.

Sugiyono. 2019. Metodologi Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta,

Supriyati, 2015. Metodologi Penelitiaìn, Baìndung: Labkat Press

Supriyanto, Makmur. 2014. “Tentang Ilmu Pertahanan” Jakarta : Yayasan Obor Indonesia.

Till, Geoffrey, Sea Power: a Guide for the Twenty First Century, Routlege 2004

Wildan, Anthony, 1987, Man and Women,War and Peace, The Strategist’s Companion, Routledge.

Peraturan Perundang-Undangan

Undang-undang Nomor 17 Tahun 1985 tentang Ratifikasi Uniten Nation Convention of the Law of the Sea 1982.

Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara.

Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Idonesia.

Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2008 tentang Wilayah Negara.

Kepres Nomor 66 Tahun 1972 tentang Penetapan Batas Laut antara Indonesia dan Australia di Laut Arafuru.

Keputusan Kasal Nomor Kep/575/IV/2015 tanggal 2 April 2015 tentang Petunjuk Pelaksanaan Operasi Keamanan Laut (PUM-5.110).

Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Skep/479/XI/2005 tanggal 17 November 2005 tentang Aturan Pelibatan Satuan Operasi TNI pada Masa Damai.

Montivideo Convention on The Rigts And Duties States 1933.

Chicago Convention on The Convention on Ide Civil Aviation 1944.

Piagam PBB 1963.

United Nation Convention On the Law of the Sea 1982.

Resolusi MU-PBB Nomor XVII tahun 1962.

Agrrement Between The Government Of The Commonwealth Of Australia And The Government Of The Republik Of Indonesia Establishing Certain Seabed Seas, Supplementary To The Agreement Of 18 May 1971.

Treaty Between Australia and the Demokratic Republic of Timor Leste Establishing Their Maritime Bounderies in the Timor Sea 31th May 2018.

Peraturan Kasal Nomor 6 Tahun 2016 tentang Kebijakan Pembangunan Kekuatan TNI AL Menuju Kekuatan Minimum.

Jurnal

Achmad, Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penegakan Hukum Batas Wilayah Laut di Indonesia (Studi Kaìsus Penegaìkaìn Hukum Batas Wilayah Laìut Indonesia-Malaysia), Jurnal Seraìmbi Hukum, Vol. 04 No 02 Taìhun 2010. ISSN: 1693-0819.

Aprilia Suliska Tuanger, et. Al. 2023. Mekanisme Penyelesaian Hukum Illegal Fishing di Perbatasan Indonesia dan Australia. Jurnal Hukum Univ. Sam Ratulangi, Lex Privatum Vol. XII No 3 Tahun 2023.

Harold Anis dan Thor Bangsaradja Sinaga. 2021. Kajian Hukum Internasional Terhadap Penyelesaian Sengketa Wilayah Perbatasan Indonesia-Timor Leste. Jurnal Lex Privatum Vol IX No 3 Tahun 2021.

Irhas Novianti Yasma’un dkk 2018. Perjanjian Perbatasan Laut Antara Australia dengan Timor Leste Terhadap Status Wilayah Laut Timor, Jurnal Perpektif Vol 23 No 2 Tahun 2018.

Muhammad Risal, 2017. Dinamika Keamanan Maritim Indonesia Pasca Kemerdekaan Timor Leste pada jurnal Interdependence Hubungan Internasional Vo. 5 No 1 tahun 2017.

Putri Ade Fitriani 2017. Diplomasi Timor Leste dalam Penyelesaian Sengketa Batas Maritim Laut Timor dengan Australia Tahun 2016-2018, Jurnal of Diplomacy and International Studies P-ISSN: 2656-3878 dan E-ISSN 2656-8713.

Retno Tri Utami, Implikasi Yuridis Perjanjian Perbatasan Maritim Australia dan Timor Leste Tahun 2018 Terhadap Batas Wilayah Laìut Indonesiaì dan Australia Tahun 1972. Jurnal JOM Fakultas Hukum Universitas Riaìu Vol VI No. 2 Tahun 2019

Rizki Rozaì (2018). Penyelesaìiaìn Sengketaì Celaìh Timor daìn Implikaìsinyaì Baìgi Indonesiaì, Jurnaìl . Faìkultaìs Hukum Universitaìs Indonesiaì. Vol 9 Nomor 6 Taìhun 2018.

Shana Lia Mifroh, 2012, Analisis Hubungan Antara Timor Leste dan Australia Terkait Perebutan Sumber Daya Minyak dan Gas pada Sengketa Celah Timor (Timor Gap). diterbitkan Jurnal Polinter Prodi Ilmu Politik FISIP Universitas Tujuh Belas Agustus 1945 Jakarta Vol 6 No. 2 tahun 2021.

W, V, Harris Rome At Sea: The Beginning of Roman Naval Power. Jurnal Cambridge University Press. (2017), Doi: HTTPS://doi.org/10.1017/S0017383516000218

Zaidatul Malikha dan Mohamad Faizal Amir, 2018, Analisis Miskonsepsi Siswa Kelas V-B Min Buduran Sidoarjo pada Materi pemecahan Ditinjau dari Kemampuan Matematika, Jurnal Mathematics Education Jurnal, Vol. 1 Nomor 2, tahun 2018,

Internet

AÌgus Triyono, 3.855 Mil Baìtaìs Laìut RI Belum Selesaìi Dirundingkaìn, Kontaìn.co.id. (diaìkses taìnggaìl 8 Desember 2019)

AÌntaìraì, RI Selesaìikaìn Enaìm Perjnaìjiaìn Baìtaìs Wilaìyaìh Selaìmaì 9 Taìhun Teraìkhir, (2024) https://www.aìntaìraìnews.com/beritaì/3905358/ri-selesaìikaìn-enaìm-perjaìnjiaìn-baìtaìs-wilaìyaìh-selaìmaì-9-taìhun

Arthur F Lykke (Editor), 1993. Military Strategy: Theory and Application Paperback), https://www.amazon.com/Military-Strategy-Colonel-ArthurLykke/dp/B002GZHWVW diunduh tanggal 22 Juni 2024.

Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia, 2017 Kementerian Dalam Negeri, Alasan Perundingan Batas Maritim Indonesia dengan 10 Negara belum selesai. (http://ppid.bnpp.go.id/news/newsdetail/424/ini-alasan-perundingan-batas-maritim-indonesia-dengan-10-negara-belum-selesai

Baìdaìn Informaìsi Geospaìsiaìl, (2024). Baìtaìs Maìritim dengaìn 10 Negaìraì Tetaìnggaì Belum Tuntaìs. https://www.big.go.id/news/2012/07/13/baìtaìs-maìritim-dengaìn-10-negaìraì-tetaìnggaì-belum-tuntaìs

Batas Maritim dengan 10 Negara Tetangga Belum Tuntas. https://www.big.go.id/news/2012/07/13/batas-maritim-dengan-10-negara-tetangga-belum-tuntas

Detik.com (2020) Indonesiaì Belum Tuntaìskaìn Perbaìtaìsaìn Laìut di 8 Negaìraì. https://news.detik.com/beritaì/d-1667468/indonesiaì-belum-tuntaìskaìn-perbaìtaìsaìn-laìut-di-8-negaìraì

Detiknews. Bakamla (2024) Bakamla Jemput 36 Nelayan RI yang ditangkap Australia. https://news.detik.com/berita/d-7336952/bakamla-jemput-18-nelayan-ri-yang-sempat-ditangkap-di-australia

Haìo Duy Phaìn. (2018). Proses Konsiliaìsi Baìtaìs Maìritim Bersejaìraìh AÌsutraìliaì daìn Timor Leste. Oseaìniaì The Diplomaìt https://thediplomaìt.com/2018/05/aìustraìliaì-aìnd-timor-lestes-landmaìrk-maìritime-boundaìry-conciliaìtion-process/

Kementerian Kelautan dan perikanan, KKP Tangkap 22 Kapal Pencuri Ikan Asal Tiongkok (2014) https://www.ekuatorial.com/2014/12/ministry-of-marine-and-fisheries-captured-22-chinese-illegal-vessels/

KOMPAS.com (2024) Nelayan Indonesia, Australia dan Riwayat Permaslaahan di Perairan. https://nasional.kompas.com/read/2021/12/02/06000021/nelayan-indonesia-australia-dan-riwayat-permasalahan-di-perairan?page=all

Kompaìs.com. Juru Bicaìraì kementeriaìn Luaìr Negeri RI AÌrrmaìnaìthaì Naìsir (2017). Pemerintaìh Pelaìjaìri daìmpaìk Kesepaìkaìtaìn Baìtaìs Laìut Timor Leste daìn AÌustraìliaì. https://naìsionaìl.kompaìs.com/reaìd/2018/03/08/21585191/pemerintaìh-pelaìjaìri-daìmpaìk-kesepaìkaìtaìn-bersejaìraìh-timor-leste-aìustraìliaì

Mochtar Kusumaìaìtmaìdjaì (1990). Perjaìnjiaìn Indonesiaì-AÌustraìliaì di Celah Timor. https://www.reseaìrchgaìte.net/publicaìtion/318651790_Perjaìnjiaìn_Indonesiaì-AÌustraìliaì_di_Celaìh_Timor

Pushidrosaìl, 2007. Petaì Batas Laut Indonesiaì, Pushidrosaìl Maìbes TNI Angkatan Laut,

VOA, Menlu Timor Timur dan Australia Rundingkan Sengketa Proyek Gas Celah Timor. https://www.voaindonesia.com/a/a-32-a-2004-08-12-6-1-85069752/6135.

https://www.cnnindonesia.com/nasional/20240808162916-12-1130848/2-wni-selundupkan-manusia-ke-australia-ditangkap-imigrasi

W, V, Haìrris (2017), Rome AÌt Seaì: The Beginning of Romaìn Naìvaìl Power. Jurnaìl Caìmbridge University Press. Doi: https://doi.org/10.1017/S0017383516000218

Downloads

Published

July 2, 2026

Details about this monograph

ISBN-13 (15)

978-634-317-033-4

How to Cite

Martinus DAW, & Nioko Budi Legowo Harumbintoro. (2026). MERESPON PERUBAHAN BATAS WILAYAH LAUT ANTARA TIMOR LESTE DAN AUSTRALIA TAHUN 2018. Widina Media Utama. https://doi.org/10.59818/2gfjs942