PSIKOLOGI PENDIDIKAN DAN BIMBINGAN PESERTA DIDIK
Keywords:
Pendidikan, Peserta Didik, PsikologiSynopsis
Psikologi Pendidikan dan Bimbingan Peserta Didik merupakan buku yang membahas secara komprehensif berbagai aspek psikologis yang mendasari proses pendidikan serta layanan bimbingan bagi peserta didik. Buku ini diawali dengan pembahasan mengenai hakikat psikologi pendidikan, pertumbuhan dan perkembangan peserta didik, perkembangan kognitif, serta berbagai teori belajar yang menjadi landasan penting dalam memahami perilaku dan proses belajar peserta didik di lingkungan pendidikan.
Selanjutnya, buku ini mengupas berbagai faktor yang memengaruhi keberhasilan belajar, seperti motivasi, kepribadian, karakteristik individu, serta perkembangan sosial dan emosional. Pembahasan tersebut membantu pendidik memahami keragaman peserta didik sehingga mampu merancang pembelajaran yang lebih efektif, inklusif, dan berpusat pada kebutuhan peserta didik. Selain itu, aspek kesehatan mental juga mendapat perhatian khusus sebagai salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan akademik dan kesejahteraan peserta didik.
Pada bagian berikutnya, buku ini menjelaskan konsep, prinsip, tujuan, dan berbagai layanan bimbingan dan konseling yang dapat diterapkan di sekolah. Materi mengenai bimbingan belajar dan karier disajikan untuk membantu peserta didik mengatasi kesulitan belajar, mengembangkan potensi diri, serta merencanakan masa depan secara lebih terarah. Peran guru, konselor, dan pemanfaatan teknologi dalam proses bimbingan juga dibahas secara aplikatif sesuai dengan kebutuhan pendidikan modern.
Sebagai pelengkap, buku ini membahas layanan pendidikan bagi peserta didik berkebutuhan khusus, pendidikan inklusif, serta etika dan profesionalisme dalam praktik bimbingan dan konseling. Dengan pendekatan yang sistematis dan relevan dengan perkembangan zaman, buku ini diharapkan menjadi sumber belajar yang bermanfaat bagi mahasiswa, calon guru, guru, konselor, serta seluruh praktisi pendidikan yang ingin meningkatkan pemahaman dan keterampilannya dalam mendampingi perkembangan peserta didik secara optimal.
Downloads
References
Asrori, (2020). Psikologi Pendidikan Pendekatan Multidisipliner. Jawa Tengah: Pena Persada.
Mawaddah, A. W. (2024). Kajian Psikologi Islam: Integrasi Pendekatan Falsafi dan Psikologi Modern. Nathiqiyyah, 7(2), 171-182. https://doi.org/10.46781/nathiqiyyah.v7i2.129 4
Witherington. (1991). Psikologi Pendidikan. Jakarta: Rienaka Cipta.
Santrock, John W. (2008).Psikologi Pendidikan:Edisi KeduaJakarta: Kencana.
…………………………. (2014). Psikologi Pendidikan. Jakarta Selatan: Salemba Humanika
Syah, Muhibbin, 2004. Psikologi pendidikan Dengan Pendekatan Baru, PT Remaja Rosda Karya. Bandung
………………………… (2011). Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru.Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Ulfa Andi Yurni (2020) Psikologi Pendidikan. Sulawesi Selatan: Aksara Timur.
Abdul Rahman. (2004). Psikologi Suatu Pengantar dalam Persektif Islam. Jakarta: Kencana Prenada Media Grup. Departemen Agam RI, 1984 Al-qur’an dan Terjemahnya Jakarta Toha Putera.
Amat. (2021). Pertumbuhan, Perkembangan dan Kematangan Individu. jurnal Prodi Tadris IPS 01 (2715–5994).
Aprian, F., Pitoewas, B., & Adha, M. M. (2014). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Remaja Usia Produktif Melakukan Judi Sabung Ayam. Jurnal Kultur Demokrasi, 2(8):1-13.
Ariga Asmara Reni. (2021). Konsep Pertumbuhan Dan Perkembangan Dalam Berbagai Usia. Seri Buku Ajar. Deepublish.
D.Darma. (2021). Hakikat Peserta Didik Dalam Islam. Muddarisuna 11 (2089–5127).
Dariyoe, Agoes. (2011). Psikologi Anak Tiga Tahun Pertama. Bandung: Refika Pertama.
Dasar Negeri Tajem. Edunesia: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 2(1), 200-207.
Diananda, A. (2019). Psikologi remaja dan permasalahannya. ISTIGHNA: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam, 1(1), 116-133.
Fajar, M. (2017). Peranan Intelegensi Terhadap Perkembangan Keterampilan Fisik Motorik Peserta Didik Dalam Pendidikan Jasmani. Jurnal Multilateral, 16(1): 58-65.
Fatmawaty, R. (2017). Memahami Psikologi Remaja. Jurnal Reforma, 6(2), 55-56. Fikriyah, S. N. (2021). Analisis Perkembangan Fisik-Motorik Siswa Kelas 3 di Sekolah
Fenti Hikmawati. (2005). Bimbingan Konseling. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Hapsari, Iriani Indri. (2017). Psikologi Perkembangan Anak. Jakarta: indeks.
Hasan Langgulung. (1995). Manusia dan Pendidikan. Jakarta: Al- Husnah zikra.
Hidayati, K. B., & Farid, M. (2016). Konsep diri, adversity quotient dan penyesuaian diri pada remaja. Persona: Jurnal Psikologi Indonesia, 5(02).
Imam Hanafi. (2018). Perkembangan Manusia Dalam Tinjauan Psikologi Dan Al-Quran. Pendidikan Islam 01 (2338–4131).
Kurhaluk, Natalia, and Halina Tkaczenko. (2025). “Recent Issues in the Development and Application of Targeted Therapies with Respect to Individual Animal Variability.” Animals 15(3).
Limbong, Dinda Qurrota, and Maharani Sri. (2024). “Pertumbuhan, Perkembangan Dan Peserta Didik.” Jurnal Pendidikan Tambusai.
Maman Abdul Djaliel. (2005). Psikologi Dalam Al-Qur’an. Bandung: Pustaka Setia.
Mappanyompa, and Hadayatussaliki. (2021). “Ibtida’iy: Jurnal Prodi Pgmi Psikologi Perkembangan Manusia Dalam Pendidikan Islam Info Artikel Abstrak.” Ibtida’iy: Jurnal Prodi PGMI 6(2). doi: 10.31764.
Mappanyompa, Hidayatussaliki. (2021). Psikologi Perkembangan Manusia Dalam Pendidikan Islam. IBTIDAIYAH, PRODI PGMI 06 (2615–1332).
Marliani, Rosleny. (2015). Psikologi Perkembangan. Bandung: Pustaka Setia.
Masganti. (2012). Perkembangan Peserta Didik. Medan: Perdana Publishing.
Masganti. (2017). Perkembangan Peserta Didik. Depok: Prenada Media Group Kencana.
Pratama, D., dan Y. P. Sari. (2021). Karakteristik Perkembangan Remaja. Jurnal Edukasimu, 1(3): 1-9.
Mustaqim. (2012). Psikologi Pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Novita Efendi I, Fatma E, Dwi Nurmala Fm Try Yulianti P, Ketut Mahardika I, Sutarto, Wicaksono I : Analisis Pertumbuhan Dan Perkembangan Peserta Didik Terhadap Siswa Menengah Pertama.
Nugroho. A, and Kartini. A. (2016). Analisis Jurnal Terhadap Faktor Genetik. ResearchGate.
Putro, K. Z. (2017). Memahami Ciri dan Tugas Perkembangan Masa Remaja. Jurnal Aplikasi Ilmu-ilmu Agama, 17(1): 25-32.
Pyle, S. A., and Poston, W. S. C. (2006). “Fighting an epidemic: The role of schools in reducing childhood obesity”. Psychology in the Schools, 43(3): 361-376.
Rahmat Pupu Saeful. (2021). Perkembangan Peserta Didik Peserta Didik. Rawamangun Jakarta Timur: PT Bumi Aksara.
Rohma, Noer. (2012). Psikologi Pendidikan. Yogyakarta: Teras.
RSP. Fauziah. (2013). Pertumbuhan dan Perkembangan secara sosial. Sosial Humoniora 04 (2550–0236).
Sary, Y. N. E. (2017). Perkembangan Kognitif dan Emosi Psikologi Masa Remaja Awal. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1): 6-12.
Shantika Ahya, Clara. (2024). Pertumbuhan Dan Perkembangan Peserta Didik Serta Hubungannya Dengan Proses Pembelajaran. Vol. 2.
Susilowati Dwi, Yeni, Ilda Amely, Haris, and Helda. (2024). Pertumbuhan Dan Perkembangan Manusia. Jakarta: PT Nuansa Fajar Cemerlang.
Syarifan nurjan. (2017). Perkembangan Peserta Didik Persepektif Islam. Yogyakarta: Tirta surga.
Teti Ratnawulan. (2018). Perkembangan Dan Tahapan Penting Dalam Perkembangan. Universitas Islam Nusantara IV (2502–4373).
Wulandari, A. (2014). Karakteristik pertumbuhan perkembangan remaja dan implikasinya terhadap masalah kesehatan dan keperawatannya. Jurnal Keperawatan Anak, 2(1), 39-43.
Armstrong, Thomas; Prabaningrum, Dyah Widya (Penerjemah). (2013). Kecerdasan multipel di dalam kelas (Ed. 3). Jakarta: Indeks.
Buwono, Y. (2015). Teori-teori psikologi perkembangan. Jakarta: Cakrawala Satria Mandiri.
Hardianti Tuti. (2024). Psikologi perkembangan. Bandung: Widina Media Utama
Jahja, Y. (2018). Psikologi perkembangan. Jakarta: Prenadamedia Group.
Nurhayati, S., dkk. (2017). Buku ajar psikologi pendidikan. Jakarta: Sonpedia Publishing Indonesia.
Setiawan, W. (2016). Psikologi pendidikan: Teori dan praktik. Jakarta: Wade Group.
Sukatin, S. P., Zulqarnain, S. A., & Hariyanto, M. (2019). Psikologi kognitif: Tinjauan perkembangan kognitif anak usia dini. Yogyakarta: Deepublish.
Sulyandari, A. K. (2018). Perkembangan kognitif dan bahasa anak usia dini. Jakarta: Rajawali Pers.
Suparno, P. (2015). Teori inteligensi ganda dan aplikasinya di sekolah. Yogyakarta: Kanisius.
Trisnani, E. E., & Santoso, T. B. (2017). Psikologi dan perkembangan peserta didik di SD/MI. Surabaya: Penerbit KBM.
Woolfolk, A. (2019). Educational Psychology (14th ed.). Boston: Pearson.
Chiu, T. K. F. (2021). Student engagement in K-12 online learning amid COVID-19: A qualitative approach from a self-determination theory perspective. Interactive Learning Environments. https://doi.org/10.1080/10494820.2021.1926289
Chiu, T. K. F. (2022). Digital support for student engagement in blended learning based on self-determination theory. Computers in Human Behavior, 124, 106909. https://doi.org/10.1016/j.chb.2021.106909
Filgona, J., Sakiyo, J., Gwany, D. M., & Okoronka, A. U. (2020). Motivation in Learning. Asian Journal of Education and Social Studies, 10(4), 16-37. https://doi.org/10.9734/ajess/2020/v10i430273
Haleem, A., Javaid, M., Qadri, M. A., & Suman, R. (2022). Understanding the role of Abraham Maslow's hierarchy of needs in the context of student engagement during COVID-19. Journal of Education and Educational Development, 9(1), 163-181. https://doi.org/10.22555/joeed.v9i1.597
Legault, L. (2020). Intrinsic and Extrinsic Motivation. In: Zeigler-Hill, V., Shackelford, T.K. (eds) Encyclopedia of Personality and Individual Differences. Springer, Cham. https://doi.org/10.1007/978-3-319-24612-3_1139
Martin, A. J., Collie, R. J., & Nagy, R. P. (2021). Adaptability and high school students’ online learning during COVID-19: A person-centered approach and directed dependence analysis. Computers & Education, 175, 104327
Pangestu, R. D., & Sari, M. M. K. (2021). Hubungan Need for Achievement dan Need for Affiliation dengan Kemandirian Belajar Mahasiswa Psikologi Universitas Udayana. Jurnal Psikologi Udayana, 8(2), 1-9.
Pratama, H., & Setyaningtyas, E. W. (2020). Pengaruh Motivasi Belajar Intrinsik dan Ekstrinsik Terhadap Hasil Belajar Siswa. Jurnal Edukasi Dasar, 2(1), 34-42.
Rahmawati, A., & Fitriyani, N. (2021). Peran Efikasi Diri dan Dukungan Sosial Terhadap Resiliensi Akademik Mahasiswa di Masa Pandemi. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling, 7(1), 45-53.
Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2020). Intrinsic and extrinsic motivation from a self-determination theory perspective: Definitions, theory, practices, and future directions. Contemporary Educational Psychology, 61, 101860. https://doi.org/10.1016/j.cedpsych.2020.101860
Wibowo, A., & Pujiastuti, E. (2022). Pengaruh Pola Asuh Orang Tua dan Fasilitas Belajar Terhadap Motivasi Belajar Siswa. Jurnal Inovasi Pendidikan, 9(2), 112-120.
Wisniewski, B., Zierer, K., & Hattie, J. (2020). The power of feedback revisited: A meta-analysis of educational feedback research. Frontiers in Psychology, 10, 3087. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2019.03087
Zheng, L., Bhagat, K. K., Zhen, Y., & Zhang, X. (2021). The effectiveness of the flipped classroom on students’ learning achievement and learning motivation: A meta-analysis. Educational Technology & Society, 23(1), 1-15.
Allport, G. W. (1961a). Pattern and Growth in Personality. Holt, Rinehart & Winston.
Allport, G. W. (1961b). .Pattern and Growth in Personality. Holt, Rinehart & Winston.
Arini Zulfarida, & Abdul Haris Rosyidi. (2016). Profil Kemampuan Penalaran Siswa SMP dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Ditinjau dari Tipe Kepribadian Ekstrovert dan Introvert. Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 2(5), 130.
Bergner, R. M. (2020). What is Personality? Two Myths and a Definition. New Ideas in Psychology, 57, 1–8.
Cattell, R. B. (1973). Personality and Mood by Questionnaire. Jossey-Bass.
Cooley, C. H. (1902). Human Nature and the Social Order. Charles Scribner’s Sons.
Eysenck, H. J. (1967). The Biological Basis of Personality. Charles C. Thomas.
Freud, S. (1923). The Ego and the Id. Hogarth Press.
Grinder, M. (1991). Righting the Education Conveyor Belt. Metamorphous Press.
Hamalik, O. (2011). Kurikulum dan Pembelajaran. Bumi Aksara.
Horney, K. (1937). The Neurotic Personality of Our Time. W. W. Norton & Company.
Horney, K. (1945). Our Inner Conflicts: A Constructive Theory of Neurosis. W. W. Norton & Company.
Irham, M., & Wiyani, N. A. (2014). Psikologi Pendidikan Teori dan Aplikasi dalam Proses Pembelajaran. Ar-Ruzzmegdia.
James, W. (1890). The Principles of Psychology. Henry Holt and Company.
Jung, C. G. (1971). Psychological Types. Princeton University Press.
Leon G. Schiffman, & Leslie Lazar Kanuk. (2010). Consumer Behavior (1st ed., Vol. 1). Pearson Prentice Hall.
M. Nur Ghufron, & Rini Rismawati. (2016). Teori-Teori Psikologi. Ar-Ruzz Media.
Mayer, J. D., & Bryan, V. M. (2024). On Personality Measures and Their Data: A Classification of Measurement Approaches and Their Recommended Uses. Personality and Social Psychology Review, 28(3), 325–345. https://doi.org/10.1177/10888683231222519
Nasution, S. (2010). Berbagai Pendekatan dalam Proses Belajar dan Mengajar. Bumi Aksara.
Nurlala Iwani, F., & Marjani Alwi, B. (2025). Perbedaan Individu Dalam Belajar: Telaah Atas Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 4(5), 7047–7056.
Patty, F. A. (1982). Psychology and Teaching. McGraw-Hill.
Philip Kotler. (2005). Manajemen Pemasaran Edisi Kesebelas (1st ed.). PT Indeks Kelompok Gramedia.
Rogers, C. R. (1951). Client-Centered Therapy: Its Current Practice, Implications, and Theory. Houghton Mifflin.
Rogers, C. R. (1961). On Becoming a Person: A Therapist’s View of Psychotherapy. Houghton Mifflin.
Subini, N. (2012). Psikologi Pembelajaran. Mentari Pustaka.
Sunarto, S., & Hartono, A. (2008). Perkembangan Peserta Didik. Rineka Cipta.
Tomlinson, C. A. (2001). How to Differentiate Instruction in Mixed-Ability Classrooms. ASCD.
UNESCO. (2005). Guidelines for Inclusion: Ensuring Access to Education for All. UNESCO.
Agusniatih, A. & Monepa, J. M. (2019). Keterampilan sosial anak usia dini: Teori dan metode pengembangannya. Jawa Barat: Edu Publisher
Agustiani, H. (2006). Psikologi perkembangan: Pendekatan ekologi kaitannya dengan konsep diri dan penyesuaian diri pada remaja. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Astuti, B. H. & Rakhmawati, D. (2024). Analisis masalah perkembangan sosial emosi pada anak didik di kelas rendah dan penanganannya. Edukatika, Vol. 2(1), 27-32
Damsar. (2011). Pengantar sosialisasi pendidikan. Jakarta: Kencana
Desmita. (2015). Psikologi perkembangan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Ghufron, M. N. & Suminta, R. R. (2010). Teori-teori psikologi. Yogyakarta: Ar-Ruzz
Hartanti, J. (2018). Konsep diri: Karakteristik berbagai usia. Surabaya: Universitas PGRI Adi Buana
Hurlock, E. B. (1994). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan dalam rentang kehidupan. Jakarta: Erlangga
Indriana, I. H. (2023). Komponen kecerdasan emosional. (dalam Kecerdasan emosional: Teori dan aplikasi – Doho, Y. D. B, dkk). Bandung: Widina Media Utama
Khadijah & Zahraini, N. (2021). Perkembangan sosial anak usia dini: Teori dan strateginya. Medan: Merdeka Kreasi
KPAI (2023). KPAI mencatat sejumlah 37 anak mengakhiri hidup dari bulan januari-november 2023
Liliana. (2025). Pengaruh lingkungan keluarga terhadap perkembangan sosial-emosi anak usia dini. TLUTUH SAWO: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Humaniora, Vol. 9(2), 37-42
Mardiyani, R. D, N, R. & Widyasari, C. (2023). Interaksi teman sebaya dalam mengembangkan perilaku sosial anak usia dini. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, Vol. 4(2), 416-429
Marliani, R. M. (2016). Psikologi perkembangan anak dan remaja. Bandung: CV. Pustaka Setia
Martoatmojo, G. W. (2024). Manfaat kecerdasan emosional. (dalam Kecerdasan emosional – Sudiartini, N. W. A., dkk). Purbalingga: Eureka Media Aksara
Nugraha, A. & Rachmawati, Y. (2014). Metode pengembangan sosial emosional. Tangerang Selatan: Universitas Terbuka
Puspitasari, E., Kusna, S. L., & Fikri, M. T. (2024). Metode pengembangan sosial emosional anak usia dini. Malang: Penerbit Madza Media
Rakhmat, J. (2003). Psikologi komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya
Ramadhani, D. Y. (2022). Monograf kecerdasan emosional dan resiliensi mahasiswa. Purbalingga: Eureka Media Aksara
Saifullah, S. & Djuwairiyah, D. (2019). Peran keberfungsian sistem keluarga pada regulasi emosi remaja. Maddah: Jurnal Komunikasi dan Konseling Islam, Vol. 1(2), 82-93
Santoso, A. (2021). Mengontrol emosi menjadi seni. Surabaya: CV. Global Aksara Pres
Santrock, J. W. (2007). Perkembangan masa hidup. Jakarta: Erlangga
Sudiartini, N. W. A. (2024). Pengantar kecerdasan emosional. (dalam Kecerdasan emosional – Sudiartini, N. W. A., dkk). Purbalingga: Eureka Media Aksara
Widyadari, R. & Fitriani, Y. (2023). Regulasi emosi ditinjau berdasarkan jenis kelamin pada siswa SMP. Journal on Education, Vol. 06(01), 7225-7233
Agustina, Y. P. &. Widodo, P. B. Whole School Approach Dalam Kesehatan Mental. 2023.
American Psychological Association. Stress in America: A National Mental Health Crisis. A National Mental Health Crisis, 2020.
Anisa, Z. “Anisa, Z. (2024).” Manajemen Kelas Dan Kesehatan Mental, 2024.
Centers for Disease Control and Prevention. Attention-Deficit / Hyperactivity Disorder (ADHD). 2022.
Charles D. Spielberger. State-Trait Anxiety Inventory. 2013.
Christina Maslach & Leiter, M. Burnout and Engagement in the Workplace. 2016.
Daradjat, Zakiah. Kesehatan Mental. Jakarta: Gunung Agung, 1988. . Gunung Agung, 1988.
Edward P. Sarafino & Smith, T. Health Psychology: Biopsychosocial Interactions. 2011.
Hanurawan, F. “Strategi Pengembangan Kesehatan Mental Di Lingkungan Sekolah.” Jurnal Psikopedagogia, 2012.
Hawari, Dadang. Manajemen Stres, Cemas, Dan Depresi. FKUI, 1997.
National Institute of Mental Health. Anxiety Disorders in Children and Adolescents. 2021.
Setiawan, Dedi, dkk. “Pembinaan Kesehatan Mental Peserta Didik Melalui Kegiatan Keagamaan.” Bulletin of Counseling and Psychotherapy, .” Bulletin of Counseling and Psychotherapy, 2022.
UNICEF. The State of the World’s Children: On My Mind – Promoting, Protecting and Caring for Children’s Mental Health. 2021.
Urang, Y. S. Peran Guru Dalam Dukungan Kesehatan Mental Siswa. 2025.
World Health Organization. Mental Health and Well-Being. 2022.
World Health Organization World Health Organization. “ Mental Health: Strengthening Our Response. Geneva: WHO. .” Geneva: WHO. , 2014.
Arifin, Z. (2018). Bimbingan dan konseling di sekolah dasar. Remaja Rosdakarya.
Brown, D., & Lent, R. W. (2021). Career development and counseling: Putting theory and research to work (3rd ed.). Wiley.
Corey, G. (2017). Theory and practice of counseling and psychotherapy (10th ed.). Cengage Learning.
Corey, G. (2021). Student manual for theory and practice of counseling and psychotherapy (11th ed.). Cengage Learning.
Erford, B. T. (2018). Orientation to the counseling profession: Advocacy, ethics, and essential professional foundations (3rd ed.). Pearson.
Gibson, R. L., & Mitchell, M. H. (2016). Introduction to counseling and guidance (8th ed.). Pearson.
Gladding, S. T. (2018). Counseling: A comprehensive profession (8th ed.). Pearson.
Gysbers, N. C., & Henderson, P. (2016). Developing and managing your school guidance and counseling program (6th ed.). American Counseling Association.
Hidayat, D. R. (2017). Bimbingan dan konseling di sekolah. Remaja Rosdakarya.
Kemendikbud. (2024). Panduan operasional penyelenggaraan bimbingan dan konseling di sekolah dasar (SD). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Kemendikbud. (2024). Bimbingan dan konseling pada pendidikan dasar dan menengah. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Latipun. (2017). Psikologi konseling. UMM Press.
McLeod, J. (2019). An introduction to counselling (6th ed.). Open University Press.
Nurihsan, A. J. (2017). Strategi layanan bimbingan dan konseling. Refika Aditama.
Nursalim, M. (2020). Bimbingan dan konseling di sekolah. Unesa University Press.
Prayitno. (2017). Dasar-dasar bimbingan dan konseling. Rineka Cipta.
Santrock, J. W. (2019). Life-span development (17th ed.). McGraw-Hill Education.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suherman, U. (2018). Manajemen bimbingan dan konseling. Refika Aditama.
Tohirin. (2018). Bimbingan dan konseling di sekolah dan madrasah. RajaGrafindo Persada.
Yusuf, S. (2017). Psikologi perkembangan anak dan remaja. Remaja Rosdakarya.
Yusuf, S., & Nurihsan, A. J. (2019). Landasan bimbingan dan konseling. Remaja Rosdakarya.
Amalia, S., Wahyudi, W. E., & Aprilianto, D. (2023). Strategi pembelajaran pendidikan agama Islam pada peserta didik berkebutuhan khusus. Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 10(2), 215.
Arikunto, S. (1995). Penilaian program pendidikan. Proyek Pengembangan LPTK Ditjen Dikti Depdikbud.
Aryani, W. D. (2023). Pembelajaran berdiferensiasi: Implementasi dan praktik baik pada mapel IPS kelas VII Kurikulum Merdeka. Cahya Ghani Recovery.
Atmojo, I. R. W., et al. (2024). Pembelajaran berdiferensiasi dalam implementasi Kurikulum Merdeka. CV. Pajang Putra Wijaya.
Bauman, M. L. (1985). Autism and neuroanatomy: A comprehensive review of neurological research in autism. Journal of the American Academy of Child and Adolescent Psychiatry, 24(6), 839–848.
Baihaqi, M., & Sugiarmin, M. (2006). Memahami dan membantu anak ADHD. PT Refika Aditama.
Budhiman, S. (2001). Autisme: Pengertian, ciri-ciri dan penanganannya. Pustaka Belajar.
Budiyanto, B. (2017). Pengantar pendidikan inklusif berbasis budaya lokal. Prenadamedia Group.
Fakhiratunnisa, S. A., Pitaloka, A. A. P., & Ningrum, T. K. (2022). Konsep dasar anak berkebutuhan khusus. Masaliq: Jurnal Pendidikan dan Sains, 2(1), 26–42.
Fitri, I. (2021). Perkembangan peserta didik terintegrasi dengan nilai-nilai keislaman. UAD Press.
Haifa, N., Mulyadiprana, A., & Respati, R. (2020). Pengenalan ciri anak pengidap disleksia. PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 7(2), 21–32.
Halalia, M. R. (2017). Pemenuhan hak politik penyandang disabilitas sesuai dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang penyandang disabilitas oleh Komisi Pemilihan Umum Kota Yogyakarta. Supremasi Hukum, 6(2), 5.
Hamdan. (2021). Desain pengembangan kurikulum pendidikan keagamaan (Diniyah) melalui pendekatan grassroots. Zahir Publishing.
Handojo, T. (2004). Penyandang autisme: Terapi dan penanganannya. Rineka Cipta.
Hartono, R. (2002). Autisme pada anak: Perspektif psikologis dan pendidikan. Pustaka Pelajar.
Ichiana, N. N., Razzaq, A., & Ahmad, A. K. (2023). Orientasi Kurikulum Merdeka: Hambatan belajar matematika dalam capaian pembelajaran berpusat pada peserta didik. Jurnal Pendidikan MIPA, 13(4), 1162–1173.
Indriani, F. (2021). Perkembangan peserta didik terintegrasi dengan nilai-nilai keislaman. UAD Press.
Latifa, U. (2017). Aspek perkembangan pada anak sekolah dasar: Masalah dan perkembangannya. Jurnal Academica, 1(2).
Murniarti, E. (2020). Pengertian bakat, ciri-ciri anak berbakat, dan implikasi pendidikan.
Ni’matuzahroh, et al. (2024). Psikologi dan intervensi pendidikan anak berkebutuhan khusus (Cet. 4). UMM Press.
Paternotte, A., & Buitelaar, J. (2013). ADHD (attention deficit hyperactivity disorder): Gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas. Prenada Media Group.
Pentecost, D., Pangemanan, C., & Suryakanti, Y. (2004). Menjadi orang tua anak ADD/ADHD: Tidak sanggup, tidak mau. Dian Rakyat.
Raehanun, I. S., Zulbaeni, E., & Hasanah, M. (2025). Differensiasi kurikulum sebagai strategi pembelajaran efektif bagi anak cerdas dan berbakat istimewa di kelas inklusi. JIMAD: Jurnal Ilmiah Mutiara Pendidikan, 3(3), 25–35.
Rahmaniar, E., Maemonah, M., & Mahmudah, I. (2022). Kritik terhadap teori perkembangan kognitif Piaget pada tahap anak usia sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(1).
Rezieka, D. G., Putro, K. Z., & Fitri, M. (2021). Faktor penyebab anak berkebutuhan khusus dan klasifikasi ABK. Bunayya: Jurnal Pendidikan Anak, 7(2), 42.
Santrock, J. W. (2007). Psikologi pendidikan. McGraw-Hill.
Shara, N., et al. (2025). Pendidikan luar biasa: Konsep, teori, dan praktik ABK. Widina Media Utama.
Silitonga, T., et al. (2023). Karakteristik anak berkebutuhan khusus. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 2(3), 11176.
Smith. (2010). Pendidikan khusus dan praktik inklusif. Pearson Education.
Sriasih, N. K., & Rahyanti, N. M. S. (2021). Pengaruh edukasi MP-ASI terhadap kesiapan ibu dalam pemenuhan kebutuhan gizi bayi usia 6–24 bulan. Jurnal Menara Medika, 3(1), 66–73.
Suparman, T. (2020). Kurikulum dan pembelajaran. CV. Sarnu Untung.
Supena, A. (2022). Pendidikan inklusi untuk ABK. Deepublish.
Susanto, B. D., & Sengkey, L. S. (2016). Diagnosis dan penanganan rehabilitasi medik pada anak dengan attention deficit hyperactivity disorder. Jurnal Biomedik, 8(3).
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Wehmeyer, M. L., & Shogren, K. A. (2017). Handbook of special education. Routledge.
Yuniatari, & Na’imah. (n.d.). Pengembangan minat dan bakat anak usia dini berkebutuhan khusus. Aulad: Journal on Early Childhood.
Yuwono, I., & Mirnawati. (2021). Aksesibilitas bagi penyandang tunanetra di lingkungan lahan basah. Deepublish.
American Counseling Association. (2014). ACA code of ethics. American Counseling Association.
Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia. (2018). Kode etik bimbingan dan konseling Indonesia. ABKIN.
Bryan, J., & Henry, L. (2012). A model for building school–family–community partnerships: Principles and process. Journal of Counseling & Development, 90(4), 408–420. https://doi.org/10.1002/j.1556-6676.2012.00052.x
Corey, G. (2017). Theory and practice of counseling and psychotherapy (10th ed.). Cengage Learning.
Epstein, J. L. (2011). School, family, and community partnerships: Preparing educators and improving schools (2nd ed.). Westview Press.
Gladding, S. T. (2018). Counseling: A comprehensive profession (8th ed.). Pearson.
Gysbers, N. C., & Henderson, P. (2012). Developing and managing your school guidance and counseling program (5th ed.). American Counseling Association.
Kemendikbud. (2016). Panduan operasional penyelenggaraan bimbingan dan konseling di sekolah. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Kemendikbud. (2017). Penguatan pendidikan karakter berbasis ekosistem pendidikan. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Kementerian Komunikasi dan Informatika. (2021). Modul literasi digital Indonesia. Kominfo.
Kementerian Pendidikan Nasional. (2008). Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 27 Tahun 2008 tentang standar kualifikasi akademik dan kompetensi konselor. Kemdiknas.
Livingstone, S., & Smith, P. K. (2014). Annual research review: Harms experienced by child users of online and mobile technologies. Journal of Child Psychology and Psychiatry, 55(6), 635–654.
Prayitno. (2017). Dasar-dasar bimbingan dan konseling. Rineka Cipta.
Richards, D., & Viganó, N. (2013). Online counseling: A narrative and critical review of the literature. Journal of Clinical Psychology, 69(9), 994–1011.
Suryani, L. K. (2020). Etika profesi konseling di era digital. Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia, 5(2), 45–56.
Twenge, J. M. (2019). iGen: Why today’s super-connected kids are growing up less rebellious, more tolerant, less happy—and completely unprepared for adulthood. Atria Books
Arnsten, A. F., Raskind, M. A., Taylor, F. B., & Connor, D. F. (2015). The Effects of stress exposure on prefrontal cortex: Translating basic research into successful treatments for post-traumatic stress disorder. Neurobiology of Stress, 1, 89–99. https://doi.org/10.1016/j.ynstr.2014.10.002
Blair, C. (2016). Executive function and early childhood education. Behavioral Sciences, 10, 102 – 107, http://dx.doi.org/10.1016/J.cubeha.2016.05.009
Bryce, D., Whitebread, D., & Szűcs, D. (2015). The relationships among executive functions, metacognitive skills and educational achievement in 5 and 7 year-old children. Metacognition and Learning, 10(2), 181–198. https://doi.org/10.1007/s11409-014-9120-4
Carmona-Halty M, Alarcón-Castillo K, Semir-González C, Sepúlveda-Páez G, Mena-Chamorro P, Barrueto-Opazo F and Salanova M (2024) How study-related positive emotions and academic psychological capital mediate between teacher-student relationship and academic performance: a four-wave study among high school students. Front. Psychol. 15:1419045. doi: 10.3389/fpsyg.2024.1419045
Happeney, K, Zelazo, P.D., & Stuss, D.T. (2004). Development of orbitofrontal function. Current themes and future directions. Literature Review. Brain Cognition, 55(1), 1 – 10.doi:10.1016/J.bandc.2004.01.001.
Hermans, E. J., Battaglia, F. P., Atsak, P., de Voogd, L. D., Fernández, G., & Roozendaal, B. (2014). How the amygdala affects emotional memory by altering brain network properties. Neurobiology of Learning and Memory, 112, 2–16. https://doi.org/10.1016/j.nlm.2014.02.005
Kolb., B., Mychasiuk., R. A., Muhammad, Y. Li, Frost., D. O., & Gibb, R. (2012). Experience and the developing prefrontal cortex, Proc. Natl. Acad. Sci. U.S.A. 109 (supplement_2) 17186-17193, https://doi.org/10.1073/pnas.1121251109.
Lagoudakis, N., Vlachos, F., Christidou, V., & Vavougios, D. (2022). The effectiveness of a teaching approach using brain-based learning elements on students’ performance in a Biology course. Cogent Education, 9(1). https://doi.org/10.1080/2331186X.2022.2158672
Meltzer, L. (2014). Teaching executive functioning processes: Promoting metacognition, strategy use, and effort. In S. Goldstein & J. A. Naglieri (Eds.), Handbook of executive functioning (pp. 445–473). Springer Science + Business Media. https://doi.org/10.1007/978-1-4614-8106-5_25
Perpiñà Martí, G., Sidera, F., Senar Morera, F., & Serrat Sellabona, E. (2023), Executive functions are important for academic achievement, but emotional intelligence too. Scand J Psychol, 64: 470-478. https://doi.org/10.1111/sjop.12907
Rubin, R. D., Watson, P. D., Duff, M. C., & Cohen, N. J. (2014). The role of the hippocampus in flexible cognition and social behavior. Frontiers in Human Neuroscience, 8, 742. https://doi.org/10.3389/fnhum.2014.00742
Salehinejad, M. A., Ghanavati, E., Rashid, M. H. A., & Nitsche, M. A. (2021). Hot and cold executive functions in the brain: A prefrontal-cingular network. Brain and neuroscience advances, 5, 23982128211007769. https://doi.org/10.1177/23982128211007769
Siregar, N.R., Wimbarti, S., Kusrohmania, S., & Sunardi, Y. (2021). Pengaruh pengajaran eksplisit terhadap kemampuan pemacahan soal cerita matematika dimoderasi working memory. Inhibitory control dan shifting. Disertasi. Program Doktor Ilmu Psikologi, Fakultas Psikologi. Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.
Siregar, N. R. (2018). Cool” dan “Hot” brain executive functioning dan performansi akademik siswa. Buletin Psikologi, 26(2), 97.
Scheffel, C., & Gärtner, A. (2025). The Role of cognitive effort in emotion regulation. Affective Science, 6(3), 575–586. https://doi.org/10.1007/s42761-025-00324-x
Šimić, G., Tkalčić, M., Vukić, V., Mulc, D., Španić, E., Šagud, M., Olucha-Bordonau, F. E., Vukšić, M., & R Hof, P. (2021). Understanding emotions: Origins and roles of the amygdala. Biomolecules, 11(6), 823. https://doi.org/10.3390/biom11060823
Suzuki, Y., & Tanaka, S.C. (2021). Functions of the ventromedial prefrontal cortex in emotion regulation under stress. Sci Rep 11, 18225. https://doi.org/10.1038/s41598-021-97751-0
Wang X. (2023). Exploring positive teacher-student relationships: the synergy of teacher mindfulness and emotional intelligence. Frontiers in Psychology, 14, 1301786. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2023.1301786
Wu, M., & Was, C. A. (2023). The Relationship between executive functions and metacognition in college students. Journal of Intelligence, 11(12), 220. https://doi.org/10.3390/jintelligence11120220
Zelazo, P. D., & Müller, U. (2002). Executive function in typical and atypical development. In U. Goswami (Ed.), Blackwell handbooks of developmental psychology. Blackwell handbook of childhood cognitive development (p. 445-469). Malden: Blackwell Publishing
Zimmerman, D. L., Ownsworth, T., O’Donovan, A., Roberts, J., & Gullo, M. J. (2016). Independence of hot and cold executive function deficits in high – functioning adult with autism spectrum disorder. Frontiers in Human Neuroscience, 24(10). doi: 10.3389/fnhum.2016.00024
Downloads
Published
Versions
- 2026-06-24 (2)
- 2026-06-23 (1)
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


