KARYA ALLAH TRI TUNGGAL DALAM PERIODE WAKTU ATAS CIPTAAN-NYA
Keywords:
Allah Tritunggal (Trinity), Teologi Kristen (Christian Theology), Waktu dan Ciptaan (Time and Creation)Synopsis
Bagaimana jika waktu yang Anda jalani setiap hari bukan sekadar rangkaian detik yang berlalu melainkan panggung besar tempat Allah bekerja? Buku Karya Allah Tritunggal dalam Periode Waktu atas Ciptaan-Nya membawa pembaca masuk ke dalam pemahaman yang mengguncang cara pandang: bahwa seluruh sejarah, dari awal penciptaan hingga masa depan, berada dalam tangan Allah yang hidup dan aktif. Melalui perjalanan teologis yang dalam namun tetap mengalir, pembaca diajak menyaksikan karya Allah Bapa sebagai Pencipta, Allah Anak sebagai Penebus, dan Allah Roh Kudus sebagai Pribadi yang terus bekerja membarui kehidupan. Ini bukan sekadar teori iman ini adalah kisah ilahi yang sedang berlangsung, dan Anda ada di dalamnya. Di tengah dunia yang penuh ketidakpastian, percepatan teknologi, dan krisis makna hidup, buku ini menjadi suara yang menuntun kembali kepada kebenaran yang kokoh: bahwa hidup Anda tidak kebetulan, waktu Anda tidak sia-sia, dan setiap langkah Anda berada dalam rencana Allah yang besar. Teologi Tritunggal dihadirkan bukan sebagai konsep yang sulit, tetapi sebagai jawaban nyata bagi kehidupan modern. Buku ini bukan hanya untuk dibaca tetapi untuk mengubah cara Anda melihat hidup. Sebab ketika Anda menyadari bahwa Allah bekerja dalam waktu, maka Anda akan mulai hidup dengan tujuan, dengan iman, dan dengan keberanian untuk menjadi bagian dari karya-Nya yang kekal.
Willem Frans Ansanay, S.Pd., S.H., M.Pd. adalah seorang hamba Tuhan, pendidik, dan pemimpin yang lahir di Numfor. Berasal dari tanah Papua, ia bertumbuh dengan kesadaran bahwa hidup bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan panggilan ilahi yang harus dijalani dengan kesetiaan. Dari tempat asalnya di Kompleks PEMDA I Entrop No. 22, Jayapura Selatan, ia melangkah dengan iman untuk menjadi bagian dari karya Tuhan yang lebih besar. Dalam perjalanan hidupnya, ia dipercaya memegang berbagai tanggung jawab strategis, antara lain sebagai Pendiri Sinode Gereja Kasih Setia Indonesia (GKSI) dan juga menjadi salah satu pendiri dari Gereja Kristen Setia Indonesia (GKSI) serta sebagai Ketua Sekolah Tinggi Teologi Injili Jakarta (STTIJA). Melalui peran ini, ia tidak hanya melayani dalam bidang teologi dan pendidikan, tetapi juga terlibat aktif dalam pengelolaan dan pengembangan pelayanan gereja secara luas. Baginya, pelayanan bukan sekadar tugas, melainkan panggilan hidup yang harus dijalani dengan integritas dan ketekunan. Di luar pelayanan gerejawi, ia juga menapaki dunia usaha sebagai seorang wiraswasta, dengan keyakinan bahwa pekerjaan dan usaha dapat menjadi sarana untuk memuliakan Tuhan. Ia percaya bahwa keberhasilan tidak hanya diukur dari pencapaian pribadi, tetapi dari seberapa besar dampak yang dapat diberikan bagi pekerjaan Tuhan dan perluasan misi gereja. Sebagai seorang anak Papua dengan mimpi besar, Willem Frans Ansanay terus melangkah dengan iman, kerja keras, dan pengharapan. Ia percaya bahwa Tuhan tidak pernah salah dalam memilih dan memakai seseorang. Melalui setiap karya dan pengabdiannya, ia rindu agar hidupnya menjadi alat dalam tangan Tuhan dipakai, dibentuk, dan diselesaikan sesuai dengan kehendak-Nya, sampai pada akhirnya Tuhan sendiri berkenan menyempurnakan setiap panggilan dalam hidupnya.
Downloads
References
A.A. Yewangoe, “The Trinity in the Context of Tribal Religion,” Studies in Interreligious Dialogue, Vol. 13, No. 2 (2003).
Abraham Joshua Heschel, The Sabbath: Its Meaning for Modern Man (New York: Farrar, Straus and Giroux, 1951).
Abraham Kuyper, Lectures on Calvinism (Grand Rapids: Eerdmans, 1931).
Alister McGrath, Science and Religion (Oxford: Wiley-Blackwell, 2010).
Andreas B. Atawolo, “Penerapan Trinitas sebagai Persekutuan” dalam Jurnal Teologi STT REAL Batam, Vol. 1, No. 1 (2024).
Anselm, Cur Deus Homo (Chicago: Open Court, 1998).
Anthony A. Hoekema, The Bible and the Future (Grand Rapids: Eerdmans, 1979).
Athanasius, Letters to Serapion (Crestwood: SVS Press, 2011).
Athanasius, On the Incarnation, terjemahan Inggris (Crestwood: St. Vladimir’s Seminary Press, 1996).
Augustine, Confessions, terjemahan Henry Chadwick (Oxford: Oxford University Press, 1991).
Augustine, De Trinitate, terjemahan Inggris (New York: New City Press, 1991).
Bambang Noorsena, Menjemaatkan Gereja (Yogyakarta: Andi, 2015).
Basil the Great, On the Holy Spirit, terjemahan Inggris (Crestwood: SVS Press, 1980).
Christopher J. H. Wright, Knowing God through the Old Testament (Downers Grove: IVP, 1992).
Claus Westermann, Genesis 1–11 (Minneapolis: Augsburg, 1984).
Cornelius Plantinga, Not the Way It’s Supposed to Be (Grand Rapids: Eerdmans, 1995).
Craig G. Bartholomew & Michael W. Goheen, The Drama of Scripture (Grand Rapids: Baker Academic, 2004).
Craig L. Blomberg, Matthew (Nashville: Broadman Press, 1992), 431.James D. G. Dunn, The Theology of Paul the Apostle (Grand Rapids: Eerdmans, 1998).
D. A. Carson, The Gospel According to John (Grand Rapids: Eerdmans, 1991).
Dietrich Bonhoeffer, Letters and Papers from Prison (New York: Macmillan, 1971).
Eka Darmaputera, Iman Kristen dan Pergumulannya (Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2005).
Eugene H. Peterson, Christ Plays in Ten Thousand Places (Grand Rapids: Eerdmans, 2005).
George Eldon Ladd, A Theology of the New Testament (Grand Rapids: Eerdmans, 1993).
Gerhard von Rad, Genesis (Philadelphia: Westminster Press, 1972).
Gordon D. Fee, God’s Empowering Presence (Peabody: Hendrickson, 1994).
Gordon J. Wenham, Genesis 1–15 (Waco: Word Books, 1987).
Gustaf Aulén, Christus Victor (New York: Macmillan, 1931).
Gustavo Gutiérrez, A Theology of Liberation (Maryknoll: Orbis Books, 1973).
Hartmut Rosa, Social Acceleration: A New Theory of Modernity, terjemahan Inggris (New York: Columbia University Press, 2013).
Harun Hadiwijono, Iman Kristen (Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2007).
Heidi Campbell, Digital Religion (New York: Routledge, 2013).
Henri Nouwen, The Way of the Heart (New York: HarperOne, 1981).
Irenaeus, Against Heresies (Grand Rapids: Eerdmans, 1987).
J. I. Packer, Keep in Step with the Spirit (Grand Rapids: Baker, 1984).
James K. A. Smith, Desiring the Kingdom (Grand Rapids: Baker Academic, 2009).
John Calvin, Institutes of the Christian Religion (Philadelphia: Westminster Press, 1960).
John D. Zizioulas, Being as Communion (Crestwood: St. Vladimir’s Seminary Press, 1985).
John H. Walton, The Lost World of Genesis One (Downers Grove: IVP Academic, 2009).
John Polkinghorne, Science and Theology (Minneapolis: Fortress Press, 1998).
John Stott, Issues Facing Christians Today (Grand Rapids: Zondervan, 2006).
John Wyatt, Matters of Life and Death (Nottingham: IVP, 2009), 45. Stanley Hauerwas, A Community of Character (Notre Dame: University of Notre Dame Press, 1981).
John Wyatt, Matters of Life and Death (Nottingham: IVP, 2009).
Jürgen Moltmann, The Crucified God, terjemahan Inggris (Minneapolis: Fortress Press, 1993).
Jürgen Moltmann, The Spirit of Life (Minneapolis: Fortress Press, 1992).
Jürgen Moltmann, The Theology of Hope (Minneapolis: Fortress Press, 1993).
Karl Barth, Church Dogmatics I/2, terjemahan Inggris (Edinburgh: T&T Clark, 1975).
Karl Rahner, The Trinity, terjemahan Inggris (New York: Crossroad, 1997).
Kevin J. Vanhoozer, The Drama of Doctrine (Louisville: Westminster John Knox Press, 2005).
Leon Morris, The Gospel According to Matthew (Grand Rapids: Eerdmans, 1992).
Lesslie Newbigin, The Gospel in a Pluralist Society (Grand Rapids: Eerdmans, 1989).
Miroslav Volf, After Our Likeness: The Church as the Image of the Trinity (Grand Rapids: Eerdmans, 1998).
N. T. Wright, Paul and the Faithfulness of God (Minneapolis: Fortress Press, 2013).
N. T. Wright, The New Testament and the People of God (Minneapolis: Fortress Press, 1992).
Oscar Cullmann, Christ and Time: The Primitive Christian Conception of Time and History, terjemahan Inggris (London: SCM Press, 1964).
Sherry Turkle, Alone Together (New York: Basic Books, 2011).
Stanley J. Grenz, Theology for the Community of God (Grand Rapids: Eerdmans, 2000).
Stephen Tong, Allah Tritunggal (Surabaya: Momentum, 2002).
Stephen Tong, Kristologi (Surabaya: Momentum, 2004).
Stephen Tong, Roh Kudus (Surabaya: Momentum, 2005).
Stephen Tong, Yesus Kristus Juruselamat Dunia (Jakarta: LRII, 2004).
Tertullian, Against Praxeas, terjemahan Inggris (Grand Rapids: Eerdmans, 1986).
Thomas Aquinas, Summa Theologica (New York: Benziger Bros., 1947).
Thomas H. Groome, Christian Religious Education (San Francisco: Harper, 1980).
William Lane Craig, Reasonable Faith (Wheaton: Crossway, 2008).
Downloads
Published
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


