PENGELOLAAN DESA WISATA BERBASIS KOMPETENSI
Keywords:
Ekonomi. Bisnis dan PariwisataSynopsis
Desa wisata telah menjadi salah satu strategi penting dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan melalui optimalisasi potensi lokal, pelestarian budaya, dan pemberdayaan masyarakat. Keberhasilan pengelolaan desa wisata tidak hanya ditentukan oleh kekayaan sumber daya alam dan budaya yang dimiliki, tetapi juga oleh kompetensi para pelaku yang terlibat dalam merencanakan, mengelola, mengembangkan, dan memasarkan destinasi wisata secara profesional. Oleh karena itu, penguatan kompetensi sumber daya manusia menjadi fondasi utama dalam mewujudkan desa wisata yang berdaya saing, adaptif, dan berkelanjutan.
Buku Pengelolaan Desa Wisata Berbasis Kompetensi hadir sebagai referensi yang membahas konsep, prinsip, dan praktik pengelolaan desa wisata dengan menitikberatkan pada pengembangan kompetensi individu maupun kelembagaan. Pembahasan dimulai dari pemahaman mengenai konsep desa wisata, potensi dan daya tarik wisata berbasis lokal, tata kelola kelembagaan, hingga perencanaan strategis yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Buku ini juga mengulas pentingnya kepemimpinan, kolaborasi antarpemangku kepentingan, serta penguatan kapasitas organisasi dalam mendukung pengelolaan destinasi yang efektif.
Selain aspek manajerial, buku ini membahas kompetensi yang diperlukan dalam pelayanan wisata, pengelolaan atraksi, pengembangan produk wisata, interpretasi budaya, pengelolaan homestay, keamanan dan keselamatan wisatawan, pelayanan prima, serta penerapan standar kualitas destinasi. Pembaca juga diperkenalkan pada strategi pemasaran digital, pemanfaatan media sosial, pengelolaan citra destinasi, inovasi berbasis teknologi, serta pentingnya analisis pasar dalam meningkatkan daya saing desa wisata di tingkat nasional maupun internasional.
Downloads
References
Aaker, D. A. (1996). Measuring brand equity across products and markets. California Management Review, 38(3), 102–120.
Abdullah, R., & Prihastuti, E. (2023). Accessibility and transportation in tourism destination development. Journal of Tourism Development, 12(2), 45–57.
Alkhajar, E. N. S., Wijaya, S. H. B., Primasari, I., Prabowo, H. H. S., Suranto, J., Sulihyantoro, A. B., Candra, D. T., & Tiyanto, D. (2022). Workshop Penguatan Manajemen Media Digital Di Desa Wisata Sidowayah, Klaten, Jawa Tengah. Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Dan Corporate Social Responsibility (Pkm-Csr), 5, 1–10. https://doi.org/10.37695/pkmcsr.v5i0.1510
Ansell, C., & Gash, A. (2008). Collaborative governance in theory and practice. Journal of Public Administration Research and Theory, 18(4), 543–571. https://doi.org/10.1093/jopart/mum032
APEC. (2010). Effective community based tourism. Griffith University.
Arismayanti, N. K., Sendra, I. M., Suwena, I. K., Budiarsa, M., Bakta, I. M., & Pitana, I. G. (2019). Tourism village development and community empowerment. Journal of Environmental Management and Tourism, 10(2), 355–365.
Aristotle. (2009). The Nicomachean Ethics (D. Ross, Trans.; L. Brown, Ed.). Oxford University Press.
ASEAN. (2016). ASEAN Community Based Tourism Standard. ASEAN Secretariat. Bertens, K. (2013). Etika. Gramedia Pustaka Utama.
Asri, S., Setiawan, H., & Krisnawansyah, Y. (2022). Kebijakan Pengelolaan Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif Sumatera Barat Menghadapi Global Village. Menara Ilmu, 16(2). https://doi.org/10.31869/mi.v16i2.3796
Asyari, A., & Arifin, A. (2024). Strategi Inovasi Pengembangan Flora Wisata San Terra Delaponte. CRC, 1(2), 125–137. https://doi.org/10.32806/sv4p7m47
Atmojo, M. E., & Syafiqurahman, A. (2022). Penyusunan Company Profile Sebagai Wujud Branding Pariwisata Desa Hargorejo. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 7(3), 739–747. https://doi.org/10.30653/002.202273.132
Baysha, M. H., Astuti, E. R. P., FAHMI, A., & MASHUR, M. (2024). Peran Pemasaran Digital Dalam Mempromosikan Pariwisata Tandung Andung Desa Lendang Ara. Community Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 112–124. https://doi.org/10.51878/community.v4i2.3323
Bramwell, B., & Lane, B. (Eds.). (2000). Tourism collaboration and partnerships: Politics, practice and sustainability. Channel View Publications.
Brotherton, B., & Wood, R. C. (2008). The nature and meanings of hospitality. In B. Brotherton & R. C. Wood (Eds.), The SAGE Handbook of Hospitality Management (pp. 37–61). SAGE.
Buchori, A. (2023). Inovasi Desa Wisata Dalam Menciptakan Pengelolaan Dan Pemasaran Berkelanjutan. Journal of Tourism Destination and Attraction, 11(2), 89–100. https://doi.org/10.35814/tourism.v11i2.5392
Budisusila, A., & Handoko, V. S. (2023). Utilitas Ragam Media Digital Dan Stuktur Persaingan Pasar Antar Desa Wisata Di Kawasan Perbukitan Menoreh. Indonesian Journal of Tourism and Leisure, 4(1), 26–41. https://doi.org/10.36256/ijtl.v4i1.311
Buhalis, D., & Amaranggana, A. (2015). Smart tourism destinations: Enhancing tourism experience through personalisation of services. In I. Tussyadiah & A. Inversini (Eds.), Information and communication technologies in tourism 2015 (pp. 377–390). Springer International Publishing.
Buhalis, D., & Law, R. (2008). Progress in information technology and tourism management: 20 years on and 10 years after the Internet—The state of eTourism research. Tourism Management, 29(4), 609–623. https://doi.org/10.1016/j.tourman.2008.01.005
Buku, Jurnal, dan Dokumen Akademis
BUMDes Tirta Abadi. (2025). Surat Keterangan No. 027/SK-BUMDes/X/2025. Bojonegoro.
Bungin, B. (2015). Komunikasi Pariwisata: Pemasaran dan Brand Destinasi. Jakarta: Prenadamedia Group.
Carayannis, E. G., Barth, T. D., & Campbell, D. F. (2012). "The Quintuple Helix innovation model: global warming as a challenge and driver for innovation". Journal of Innovation and Entrepreneurship, 1(1), 1-12.
Chaffey, D., & Smith, P. R. (2022). Digital marketing excellence: Planning, optimizing and integrating online marketing (6th ed.). Routledge.
Chambers, R. (1995). Rural Development: Putting the Last First. London: Longman.
Chin, C. H., Lo, M. C., Songan, P., & Nair, V. (2018). Rural tourism destination competitiveness and accessibility. Tourism Management Perspectives, 27, 44–52.
Cooper, C., Fletcher, J., Gilbert, D., Shepherd, R., & Wanhill, S. (2018). Tourism: Principles and Practice. London: Pearson.
Cornellia, A. H., & Ahimsa-Putra, H. S. (2023). The Success Story of Tepus Tourism Village in Gunungkidul Regency Yogyakarta Indonesia. International Journal for Multidisciplinary Research, 5(5). https://doi.org/10.36948/ijfmr.2023.v05i05.8118
DAFTAR PUSTAKA
Damanik, J., & Weber, H. F. (2006). Perencanaan Ekowisata: Dari Teori ke Aplikasi. Yogyakarta: Andi Offset.
Demartoto, A. (2007). Pembangunan Pariwisata Berbasis Masyarakat. Surakarta: Sebelas Maret University Press.
Dewi, K., Angligan, I. G. K. H., & Mahardika, I. M. N. O. (2023). Strategi Meningkatkan Peran Media Sosial Dalam Membranding Destinasi Wisata Sebagai Media Pemasaran. Waisya Jurnal Ekonomi Hindu, 2(1), 1–11. https://doi.org/10.53977/jw.v2i1.923
Dey, S., Sarkar, A., & Ghosh, P. (2020). Homestay tourism and community participation in rural tourism development. African Journal of Hospitality, Tourism and Leisure, 9(1), 1–12.
Dokumen Internal. BUMDes Logram: Panduan Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan.
Emerson, K., Nabatchi, T., & Balogh, S. (2012). "An Integrative Framework for Collaborative Governance". Journal of Public Administration Research and Theory, 22(1), 1-29.
Fandeli, C., Baiquni, M., & Dewi, M. H. U. (2013). Pengembangan desa wisata berbasis masyarakat. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Faoziah, S. R., Nardi, R., Rahayu, A., Priti, P., Widiasari, F., Amastasya, Sari, D. M., Alfaricy, M. F. O., Hadi, A. C., Malini, R. S., & Putra, Y. Y. (2023). Penguatan Pariwisata Berbasis Edukasi Dalam Digitalisasi Ekonomi Di Desa Batu Beriga. Semnas-PKM, 1(1), 93–101. https://doi.org/10.35438/semnas-pkm.v1i1.120
Fitriasari, E. T. (2023). Akselerasi Kota Dan Desa Cerdas Berkelanjutan. Kp, 4(1), 45–56. https://doi.org/10.62099/khapro.v4i1.45
Friman, M., Lättman, K., Olsson, L. E., & Fujii, S. (2020). Public transport quality and tourist satisfaction. Transportation Research Procedia, 48, 3543–3552.
Getz, D. (2008). Event tourism: Definition, evolution, and research. Tourism Management, 29(3), 403–428. https://doi.org/10.1016/j.tourman.2007.07.017
Giampiccoli, A., & Saayman, M. (2018). Community-based tourism development model and community participation. African Journal of Hospitality, Tourism and Leisure, 7(4), 1–27.
Gomez, E., Ismail, S., & Rahman, A. (2019). Water resource sustainability in tourism development. Sustainability, 11(15), 1–15.
Goodwin, H., & Santilli, R. (2009). Community-based tourism: A success? International Centre for Responsible Tourism, University of Greenwich.
Gretzel, U., Sigala, M., Xiang, Z., & Tussyadiah, I. P. (2015). Smart tourism: Foundations and developments. Electronic Markets, 25(3), 179–188. https://doi.org/10.1007/s12525-015-0196-8
Grönroos, C. (2004). The relationship marketing process: Communication, interaction, dialogue, value. Journal of Business & Industrial Marketing, 19(2), 99–113. https://doi.org/10.1108/08858620410523981
Gumelar, S. (2010). Konsep dan pengembangan desa wisata. Bandung: Alfabeta.
Guntar, E. L., Prami, A. A. I. N. D., Sembiring, E., & Wijana, P. A. (2023). Pengabdian Kepada Masyarakat &Amp; Implementasi Mata Kuliah Berbasis Kampus Merdeka Di Desa Taro. Jurnal Abdi Masyarakat, 3(1), 7–13. https://doi.org/10.22334/jam.v3i1.36
Guo, Y., & Li, X. (2024). Infrastructure and tourism sustainability development. Tourism Economics, 30(1), 55–70.
Hadian, N., & Susanto, T. D. (2022). Pengembangan Model Smart Village Indonesia: Systematic Literature Review. Journal of Information System Graphics Hospitality and Technology, 4(2), 77–85. https://doi.org/10.37823/insight.v4i2.234
Hadiwijoyo, S. S. (2012). Perencanaan Pariwisata Perdesaan Berbasis Masyarakat. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Hakim, L., & Putro, W. E. (2022). New Media Dalam Membantu Kinerja Humas Pokdarwis Mempromosikan Wisata Alam Dan Budaya Di Ponorogo. Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial, 6(1), 69–85. https://doi.org/10.38043/jids.v6i1.3382
Hall, C. M. (1999). Rethinking collaboration and partnership: A public policy perspective. Journal of Sustainable Tourism, 7(3–4), 274–289. https://doi.org/10.1080/09669589908667340
Hanggraito, A. A., Mahanani, S. M., & Nulul, N. A. (2022). Peran Hashtag #Indonesiabucketlist Pada Konten Regram @Indtravel Dalam Upaya Customer Engagement Marketing Di Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Master Pariwisata (Jumpa), 351. https://doi.org/10.24843/jumpa.2022.v08.i02.p01
Haniyuhana, A., & Widiyarta, A. (2023). Penerapan Evidence Based Policy Dalam Implementasi Program Smart Village. Jurnal Kebijakan Publik, 14(1), 56. https://doi.org/10.31258/jkp.v14i1.8178
Hardati, P., et al. (2020). "Dampak Kerusakan Lingkungan pada Kawasan Wisata Dataran Tinggi Dieng". Jurnal Lingkungan dan Pembangunan Indonesia. (Dikutip dalam laporan media terkait degradasi kawasan wisata).
Hartanto, M. B., & Yuniarthe, Y. (2022). Aplikasi Location Based Service (LBS) Objek Wisata Tanggamus Berbasis Android. Jurnal Teknologi Dan Informatika (Jeda), 1(2). https://doi.org/10.57084/jeda.v1i2.952
Haryono, J., Nurbaeti, N., Sulartiningrum, S., Arafah, W., & Ingkadijaya, R. (2025). Digital transformation of rural tourism villages: A systematic literature review on strategies, challenges, and opportunities for sustainable tourism development. Technium Social Sciences Journal, 73, 359–369. https://doi.org/10.47577/tssj.v73i1.12936
Hendrawan, I. R., Indraswari, A. D., Antara, P., & Widihasani, A. F. (2022). Elisitasi Kebutuhan Smart Tourism Untuk Rekomendasi Pariwisata Yogyakarta. Jiko (Jurnal Informatika Dan Komputer), 6(2), 176. https://doi.org/10.26798/jiko.v6i2.589
Hermawan, H., Brahmanto, E., & Hamzah, F. (2019). Tourism facilities and tourist satisfaction. Jurnal Pariwisata, 6(1), 12–22.
Hermawan, H., Saputra, A. D., Prihatno, Sinangjoyo, N. J., Anwari, H., Wahyono, H., & Mahiswara, A. L. (2022). Pendampingan SDM Desa Wisata Garongan. Jurnal Abdimas Pariwisata, 3(2), 80–104. https://doi.org/10.36276/jap.v3i2.354
https://ovop.kemenperin.go.id/tentang-kami/
Hӓusler, N. (2005). Planning for community-based tourism: A complex and challenging task. The International Ecotourism Society.
Inskeep, E. (1991). Tourism planning: An integrated and sustainable development approach. New York, NY: Van Nostrand Reinhold.
Inskeep, E. (1991). Tourism Planning: An Integrated and Sustainable Development Approach. New York: Van Nostrand Reinhold.
Inskeep, E. (2013). Tourism planning: An integrated and sustainable development approach. New York: Van Nostrand Reinhold.
Iskandar, E., Redjeki, S., & Sari, D. F. (2023). Pengembangan Smart Village Kaki Langit Dengan Pengoptimalan Web Integratif. Fahma, 18(3), 16–24. https://doi.org/10.61805/fahma.v18i3.61
Jayanthi, R., Dinaseviani, A., Indraprahasta, G. S., & Sitompul, R. F. (2022). Digital Technology and Smart Village Development in Banyuwangi, Indonesia: An Exploratory Study. Bulletin of Geography Socio-Economic Series, (57), 79–91. https://doi.org/10.12775/bgss-2022-0024
Jocom, H. (2022). Implementasi Smart Tourism Dalam Industri Pariwisata Di Kepulauan Riau. It-Explore Jurnal Penerapan Teknologi Informasi Dan Komunikasi, 1(3), 194–204. https://doi.org/10.24246/itexplore.v1i3.2022.pp194-204
Kandiyas, S. S. (2025, Juli 27). LPEI Cetak Ribuan Desa Devisa dan Eksportir Baru pada Semester I/2025. Retrieved from Bisnis.com: https://finansial.bisnis.com/read/20250727/89/1896779/lpei-cetak-ribuan-desa-devisa-dan-eksportir-baru-pada-semester i2025#goog_rewarded
Kant, I. (2012). Groundwork of the Metaphysics of Morals (M. Gregor & J. Timmermann, Eds. & Trans.; 2nd ed.). Cambridge University Press.
Karo, P. K., Rahmania, T., & Gaol, R. N. L. (2023). Bimbingan Teknis Brand Image Destinasi Wisata Di Kabupaten Lahat, Sumatra Selatan. Dharma Bhakti Ekuitas, 8(1), 56–69. https://doi.org/10.52250/p3m.v8i1.664
Kavaratzis, M. (2008). From city marketing to place branding: An interdisciplinary analysis with reference to Amsterdam, Budapest and Athens (Doctoral dissertation, University of Groningen).
Kemenparekraf. (2012). Pedoman Sadar Wisata dan Sapta Pesona. Jakarta: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Kemenparekraf. (2021). Pedoman Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability (CHSE). Jakarta.
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. (2022). Panduan pengembangan desa wisata berbasis masyarakat. Jakarta, Indonesia: Kemendes PDTT.
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia. (2021). Pedoman Desa Wisata. Jakarta: Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. (2021). Pedoman pengelolaan desa wisata. Jakarta, Indonesia: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. (n.d.). Tentang OVOP. Retrieved from One Village One Product (OVOP) Indonesia: https://ovop.kemenperin.go.id/tentang-kami/
Keputusan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Nomor SK/108/SD.02.00/MK/2024 tentang Penetapan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia Bidang Pengelola Desa Wisata.
Khusna, I. H., Santoso, E., Pangestuti, S., Setiansah, M., Novianti, W., & Adi, T. N. (2022). Mengangkat Potensi Lokal Melalui Hyperlocal Communication. Jurnal Pustaka Komunikasi, 5(2), 372–381. https://doi.org/10.32509/pustakom.v5i2.2248
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Manajemen pemasaran (B. Sabran, Trans.; 13th ed.). Erlangga.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2017). Marketing management (15th ed.). Pearson Education.
Kotler, P., Bowen, J. T., Makens, J. C., & Baloglu, S. (2017). Marketing for Hospitality and Tourism (7th ed.). Pearson.
Kreol Javindo. (2025). LAPORAN AKHIR: Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Kota (RIPPARKOT) Pasuruan Tahun 2025. Pasuruan: Pemerintah Kota Pasuruan.
Kusumawardani, E., Sujarwo, S., & Prasetyo, I. (2023). Penguatan Kapasitas Inovasi Masyarakat Dalam Mewujudkan Desa Wisata Berkelanjutan. Jurnal Pendidikan Nonformal, 18(1), 12. https://doi.org/10.17977/um041v18i12023p12-23
Lashley, C. (2015). Hospitality and hospitableness. Research in Hospitality Management, 5(1), 1–7.
Liberato, P., Alén, E., & Liberato, D. (2018). Smart tourism destination and internet accessibility. European Journal of Tourism Research, 20, 7–33.
Lin, J., & Ye, Z. (2025). Wilds to wonders: Digital empowerment and the vitality of rural tourism in Z Village. Journal of Rural Studies, 120, 103817. https://doi.org/10.1016/j.jrurstud.2025.103817
Maharani, T. S., Hidayati, A. N., & Habib, M. A. F. (2022). Peran Pokdarwis Dewi Arum Pulosari Dalam Peningkatan Ekonomi Masyarakat Desa Wisata Pandean Berbasis Bisnis Kreatif. Fair Value Jurnal Ilmiah Akuntansi Dan Keuangan, 4(10), 4581–4587. https://doi.org/10.32670/fairvalue.v4i10.1755
Martínez, J. M., Martín, J. M., & Fernández, J. A. S. (2019). Accessibility and tourism competitiveness. Sustainability, 11(3), 1–15.
Meirinaldi, M. (2023). Digitalization-Based Religious Tourism Village Development Strategy Case Study in Nyatnyono Village, Semarang Regency. Jurnal Indonesia Sosial Sains, 4(08), 714–720. https://doi.org/10.59141/jiss.v4i08.864
Mishra, R. (2023). Water management and sustainable tourism. International Journal of Environmental Studies, 80(4), 522–535.
Mudarra Fernández, A. B., Carrillo Hidalgo, I., & Pulido Fernández, J. I. (2019). Tourist expenditure and accommodation in rural tourism. Sustainability, 11(20), 1–14.
Murphy, P. E. (1985). Tourism: A Community Approach. New York: Methuen.
MUSYARRIFANI, N. I., APRILIA, A. D., & RIZKI, G. A. F. (2024). Praktik Digitalisasi Sebagai Upaya Pengembangan Dan Peningkatan Resiliensi Desa Wisata Tinalah, Kulon Progo. Jurnal Pesona Pariwisata, 1(2). https://doi.org/10.33005/peta.v1i2.22
Nana, J. (2023). Sistem Informasi Berbasis Website Untuk Promosi Pariwisata Di Kabupaten Malaka. Hoaq (High Education of Organization Archive Quality) Jurnal Teknologi Informasi, 13(1), 27–32. https://doi.org/10.52972/hoaq.vol13no1.p27-32
Natalia, N., & Liliawati, L. (2023). Pelatihan Media Sosial Tiktok Dan Instagram Sebagai Media Promosi Wisata Balai Sawala Sukabumi. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 7(5), 4491. https://doi.org/10.31764/jmm.v7i5.16982
Nugraha, A., & Flora, H. (2022). Economic multiplier effect of tourism villages. Jurnal Ekonomi Pariwisata, 17(2), 101–112.
Nugroho, I. (2011). Ekowisata dan Pembangunan Berkelanjutan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Nuryanti, W. (1993). Concept, perspective and challenges of tourism village. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Nuryanti, W. (1993). Concept, perspective and challenges. Yogyakarta, Indonesia: Gadjah Mada University Press.
Organisation for Economic Co-operation and Development. (2024). OECD tourism trends and policies 2024. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/80885d8b-en
Ostrom, E. (2010). "Beyond Markets and States: Polycentric Governance of Complex Economic Systems". American Economic Review, 100(3), 641-72.
Pai, C. K., Chen, S. H., & Yeh, T. M. (2020). Tourism accessibility and tourist experience. Sustainability, 12(15), 1–14.
Panulisan, B. S., Khaerudin, D., Rahmatullah, A., & Susanti, W. (2023). Konsep Pemukiman Smart Living Dan Lingkungan Pro Perubahan Iklim Pada Kampung Tegal Cabe Citangkil Cilegon. Jurnal Kridatama Sains Dan Teknologi, 5(01), 111–125. https://doi.org/10.53863/kst.v5i01.724
Parsons, T. (1951). The Social System. Glencoe, IL: Free Press.
Pemerintah Republik Indonesia. (2021). Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2021 tentang Badan Usaha Milik Desa.
Pemerintah Republik Indonesia. (2025). Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2025 tentang Kepariwisataan.
Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 93/PERMEN-KP/2020 tentang Desa Wisata Bahari
Peraturan Menteri Pariwisata Republik Indonesia Nomor 7 tahun 2025 tentang Rencana Strategis Kementerian Pariwisata Tahun 2025-2029
Pitana, I. G., & Diarta, I. K. S. (2009). Pengantar Ilmu Pariwisata. Yogyakarta: Penerbit Andi.
Pitana, I. G., & Gayatri, P. G. (2005). Sosiologi Pariwisata. Yogyakarta: Andi.
Porter, M. E. (1985). Competitive advantage: Creating and sustaining superior performance. Free Press.
Prasanta, P. P. S. Y., Via, Y. V, & Mumpuni, R. (2023). Pengembangan Sistem Informasi Pariwisata Berbasis Web Dengan Pendekatan Fuzzy AHP Sebagai Fitur Utama Dalam Rekomendasi Paket Wisata Di Kabupaten Badung. Teknik, 3(2), 59–68. https://doi.org/10.55606/teknik.v3i2.2008
Prasetyo, B. D., Febriani, N. S., & Dewi, W. W. A. (2024). Community Based Tourism (CBT) sebagai Model Pengembangan Desa Wisata Adat Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang. Jurnal Ilmu Komunikasi. http://www.jurnal.upnyk.ac.id/index.php/komunikasi/article/view/9285
Prasetyo, H., & Rifai, M. B. (2022). Urgensi Implementasi Smart Tourism Untuk Kemajuan Pariwisata Indonesia. Journal of Tourism and Economic, 5(2), 147–160. https://doi.org/10.36594/jtec/5zvqmg87
Prasiasa, D. P. O. (2014). Desa wisata: Potensi dan pengembangannya. Denpasar: Udayana University Press.
Priyagus, P., Rahmawati, R., & Darma, D. C. (2024). “Not Viral, Not Popular”: What Is the Format for the Development of Ikn? In a Participatory Planning Lens. Planning Malaysia, 22. https://doi.org/10.21837/pm.v22i30.1432
Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan UGM. (2023). Evaluasi Pemisahan Fungsi dan Tata Kelola BUMDes pada Desa Wisata. Yogyakarta: UGM.
Putra, I. N. D. (2006). Pariwisata perdesaan dan desa wisata. Bali: Universitas Udayana Press.
Putra, I. N. S. A., Susila, I. M. G. D., & Udiana, I. B. G. P. (2022). Promosi Desa Wisata Penglipuran Melalui Pendekatan Digitalisasi Pada Masa Pandemi: Sebuah Studi Literatur. Jurnal Pariwisata Indonesia, 18(1), 38–51. https://doi.org/10.53691/jpi.v18i1.275
Putranto, D., & Astuti, M. T. (2022). Strategy Strengthening Destination Branding Kampung Thematic Batik Cibuluh Bogor Through Digital Marketing. Basic and Applied Computational and Advanced Research Journal, 1(2), 77–83. https://doi.org/10.11594/bacarj.01.02.05
Rafsanzani, F., & Kurniasih, D. (2022). Strategi Komunikasi Pemasaran Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran Melalui Media Sosial Instagram @Pangandaran.Tourism. Masyarakat Pariwisata Journal of Community Services in Tourism, 3(2), 43–50. https://doi.org/10.34013/mp.v3i2.924
Rahayu, D., Supawanhar, S., Akmal, S., Gustini, G., & Salehan, S. (2023). Optimalisasi Cerdas Tatakelola Pariwisata Berkelanjutan. JSM, 2(2). https://doi.org/10.56135/jsm.v2i2.101
Rahmatika, A., & Suman, A. (2020). Tourism attraction and community empowerment in tourism villages. Jurnal Kepariwisataan Indonesia, 14(2), 87–96.
Ramadani, R. M., & Lutfi, M. (2024). Implementation of the Web-Based Smart Village Program in Sinjai Regency. Parabela Jurnal Ilmu Pemerintahan & Politik Lokal, 4(1), 19–30. https://doi.org/10.51454/parabela.v4i1.527
Referensi Media dan Studi Kasus Berita
Regulasi, Laporan Pemerintah, dan Dokumen Internal
Republik Indonesia. (2009). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan.
Rimapradesi, Y., & Surwandono, S. (2022). Strategi Smart Tourism Pemerintah D.I. Yogyakarta Di Era New Normal. Jurnal Sosial Politik, 8(1), 16–27. https://doi.org/10.22219/jurnalsospol.v8i1.15600
Ritchie, J. R. B., & Crouch, G. I. (2003). The competitive destination: A sustainable tourism perspective. CABI Publishing.
Road to World Culture Forum 2016. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia
Robustin, T. P., Sutikno, F. R., & Hidayat, W. (2018). Tourism amenities and destination development. Journal of Tourism and Hospitality Management, 6(1), 15–24.
Rokhman, A., Tobirin, T., & Faozanudin, M. (2023). Smart Village Readiness Using Decision Tree Analysis the Case of Banyumas Regency Indonesia. Icss, 2(1), 96–105. https://doi.org/10.59188/icss.v2i1.90
Salsabila, L. (2023). Pelayanan Pemerintah Berbasis Konsep Smart City Studi Kasus : Pelayanan Pemerintah Kota Yogyakarta Berbasis Smart Environment. Prosiding Seminar Nasional Ilmu Sosial Dan Teknologi (Snistek), 5, 467–478. https://doi.org/10.33884/psnistek.v5i.8121
Saniati, S., Assuja, M. A., Neneng, N., Puspaningrum, A. S., & Sari, D. R. (2022). Implementasi E-Tourism Sebagai Upaya Peningkatan Kegiatan Promosi Pariwisata. International Journal of Community Service Learning, 6(2), 203–212. https://doi.org/10.23887/ijcsl.v6i2.45559
Saraswati, N. M. G. (2022). Strategi Pemasaran Daya Tarik Wisata Muntig Siokan Di Mertasari Sanur. Parta Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 29–34. https://doi.org/10.38043/parta.v2i1.3169
Sari, I. F., Hidayati, D. A., Ratnasari, Y., & Habibah, S. M. (2022). Pendampingan Pemetaan Potensi Desa Dono Arum Berbasis Asset Based Community Development Guna Mewujudkan Desa Wisata Yang Berkarakter Dan Smart Village. Jurnal Abdi Insani, 9(4), 1276–1286. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v9i4.731
Scott, W. R. (2008). Institutions and Organizations: Ideas, Interests, and Identities. Thousand Oaks: SAGE Publications.
Sidqi, M. U., Choiriyah, R. N., Mahrunisa, T. E., Nurhayati, L., Astuti, W., & Mukaromah, H. (2022). Strategi Pengembangan Kampung Seni Dan Budaya Jelekong, Kabupaten Bandung. Desa-Kota, 4(2), 210. https://doi.org/10.20961/desa-kota.v4i2.62297.210-225
Singgalen, Y. A. (2023). Destination Branding Dan Optimalisasi Performa Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Melalui Sistem Informasi Desa Wisata Berbasis Bauran Pemasaran 9P. Journal of Information System Research (Josh), 5(1), 79–88. https://doi.org/10.47065/josh.v5i1.4353
Soebijantoro, S., Hartono, Y., & Huda, K. (2024). Strategi Pengembangan Kawasan Wisata Sejarah Monumen Kresek Terintegrasi Agrowisata Berbasis Community-Based Tourism (CBT) Di Kabupaten Madiun. Fajar Historia Jurnal Ilm Sejarah Dan Pendidikan, 8(1), 19–29. https://doi.org/10.29408/fhs.v8i1.24125
Sukaris, S., & Kirono, I. (2025). Digital transformation for sustainable village tourism. Jurnal Manajerial, 12(1), 108–124. https://doi.org/10.30587/jurnalmanajerial.v12i01.9447
Sulistyo, A., Noviati, F., Yudiandri, T. E., Rahmawati, A., Suharyono, E., & Kristianto, D. A. (2023). Implementasi Prinsip Pariwisata Berkelanjutan Melalui Pengelolaan Berbasis Masyarakat: Studi Pada Desa Wisata Poncokusumo. Journal of Research on Business and Tourism, 3(2), 95. https://doi.org/10.37535/104003220233
Sunaryo, B. (2013). Kebijakan Pembangunan Destinasi Pariwisata. Yogyakarta: Gava Media.
Sunaryo, B. (2013). Kebijakan pembangunan destinasi pariwisata: Konsep dan aplikasinya di Indonesia. Yogyakarta, Indonesia: Gava Media.
Sunaryo, B. (2013). Kebijakan Pembangunan Destinasi Pariwisata: Konsep dan Aplikasinya di Indonesia. Yogyakarta: Gava Media.
Supandi, D. (2023). Implementasi Kebijakan Gerakan Membangun Desa Di Provinsi Jawa Barat. Al Qalam Jurnal Ilmiah Keagamaan Dan Kemasyarakatan, 17(5), 3731. https://doi.org/10.35931/aq.v17i5.2697
Suprapti, S., Nugroho, R. A., & Prakoso, S. G. (2025). Contributing factors of smart village implementation in rural areas: A systematic literature review. Publik (Jurnal Ilmu Administrasi), 14(1), 1–18.
Suria, S., HR, Muh. K., & Sari, D. M. (2022). Implementasi Feature Oriented Domain Analysis (FODA) Pada Penentuan Fitur Aplikasi Smart Tourism Di Sulawesi Barat. Journal of Computer and Information System ( J-Cis ), 5(1), 25–36. https://doi.org/10.31605/jcis.v5i1.1446
Surya, B., & Ningsih, S. (2021). Tourism amenities and visitor satisfaction. International Journal of Tourism Research, 23(5), 678–689.
Susanti, P. H., Wilyadewi, I. I. D. A. Y., Oktarini, L. N., & Purnami, N. L. T. A. (2026). Pengembangan Bukit Cemara Menuju Wisata Ramah Melalui Community Based Tourism Di Kabupaten Karangasem. Jurnal Kajian Bali (Journal of Bali Studies), 12(2), 512–531. https://doi.org/10.24843/jkb.2022.v12.i02.p10
Susilo, A., Pamungkas, M. A., Juwono, A. M., Naba, A., Yudianto, D., & Hasan, M. (2024). Sosialisasi Pemberdayaan Situs Geologi Untuk Pengembangan Wisata Desa Purwodadi, Malang. Mitra Akademia Jurnal Pengabdian Masyarakat, 7(1), 23–29. https://doi.org/10.32722/mapnj.v7i1.6620
Syafuddin, K., Anggraini, L., & Malik, S. J. (2023). Belajar Tentang Alam: Influencer Anak Dalam Mempromosikan Wisata Indonesia. Seminar Nasional Pariwisata Dan Kewirausahaan (Snpk), 2, 70–78. https://doi.org/10.36441/snpk.vol2.2023.103
Tauhid, T.-. (2022). Model Pengembangan Ekonomi Kreatif Dalam Mengakselerasi Pembangunan Pariwisata Kawasan Lasakosa Kabupaten Bima. Jurnal Ilmu Administrasi Media Pengembangan Ilmu Dan Praktek Administrasi, 19(1), 47–63. https://doi.org/10.31113/jia.v19i1.843
Tim Pendamping Geopark Bojonegoro. (2026). Geopark Bojonegoro: Mengenal Geopark Bojonegoro Lebih Dekat (Edisi 2026). Bojonegoro.
Tjiptono, F. (2017). Service Management: Mewujudkan Layanan Prima (Edisi 3). Andi. Walker, J. R. (2021). Introduction to Hospitality (8th ed., Global ed.). Pearson.
Tomej, K., & Liburd, J. J. (2020). Sustainable accessibility in tourism destinations. Tourism Geographies, 22(3), 425–445.
Tosun, C. (2000). "Limits to Community Participation in the Tourism Development Process." Tourism Management, 21(6), 613–633.
Tresiana, N., & Kartika, T. (2024). Developing a model for sustainable traditional tourism village through collaborative governance. Journal of Indonesian Tourism and Development Studies, 12(2), 95–108.
Ulya, A. F., Sugeha, A. Z., Mamut, J. F., & Wijaya, D. B. (2024). Optimalisasi Penggunaan Media Sosial Sebagai Sarana Promosi Wisata Coban Lanang. Kacanegara Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 7(2), 201. https://doi.org/10.28989/kacanegara.v7i2.1994
UN Tourism. (2026). Areas of Evaluation 2026. UN Tourism Undang Undang Dasar 1945
Unawekla, M. I., Berhitu, P. T., & Papilaya, R. L. (2024). Penerapan Konsep Smart Village Dalam Pengembangan Desa Wisata, Ohoi Dullah Laut. Jurnal Isometri, 3(1), 159–168. https://doi.org/10.30598/isometri.2024.3.1.159-168
Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan
United Nations Tourism. (2024a). Tourism for rural development: Guidelines and best practices. UN Tourism.
United Nations Tourism. (2024b). World Tourism Barometer (May 2024). UN Tourism.
United Nations World Tourism Organization. (2023). Tourism and rural development. Madrid, Spain: UN Tourism.
UNWTO. (2021). Best Tourism Villages Directory: Nglanggeran, Indonesia. Madrid: World Tourism Organization. (Laporan publikasi internasional mengenai Nglanggeran).
Utami, B. S. A. (2022). Model Pengembangan Desa Wisata Tamansari Banyuwangi Sebagai Upaya Pemulihan Ekonomi Desa Pasca Pandemi COVID-19. Oeconomicus Journal of Economics, 7(1), 91–100. https://doi.org/10.15642/oje.2022.7.1.91-100
Wahdiniawati, S. A., & Apriani, A. (2024). Strategi Pemasaran Digital Untuk Peningkatan Daya Tarik Pengunjung Pada Objek Wisata Pemandian Air Panas Di Desa Cogreg Kab.Bogor. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Penelitian Terapan, 2(3), 102–112. https://doi.org/10.38035/jpmpt.v2i3.596
Wahyu, A. Y. M., Berto, A. R., & Murwani, E. (2022). Storytelling, Citra Destinasi, Dan Pengalaman Merek Pada Video Promosi Kementerian Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif. Jurnal Studi Komunikasi (Indonesian Journal of Communications Studies), 6(2), 679–698. https://doi.org/10.25139/jsk.v6i2.4928
Wahyudi, & Pratama. (2022). "Kegagalan Pemisahan Fungsi Regulator dan Operator dalam BUMDes". Jurnal Tata Kelola Pemerintahan.
Widagdo, Y. M. (2022). Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Sarana Promosi Wisata Di Taman Wisata Omah Trasan Desa Trasan Kecamatan Juwiring Kabupaten Klaten. Jurnal_bengawan, 2(2), 32–43. https://doi.org/10.46808/jurnal_bengawan.v2i2.64
Wiyanto, W., Fadhilah, S., & Siswandi, A. (2022). E-Tourism Sebagai Media Wisata Kabupaten Bekasi Berbasis Website. Journal of Practical Computer Science, 2(1), 1–14. https://doi.org/10.37366/jpcs.v2i1.1035
World Economic Forum. (2024). Travel & tourism development index 2024: Travel and tourism at a turning point. World Economic Forum.
Yayasan Bhakti Alam Sendang Biru. (2025). Company Profile dan Laporan Tata Kelola Destinasi Pantai CMC Tiga Warna. Malang.
Yayasan Jelajah Taman Bumi. (2025). Company Profile Yayasan Jelajah Taman Bumi. Bojonegoro.
Yoeti, O. A. (1996). Pengantar Ilmu Pariwisata (Edisi revisi). Angkasa.
Yoeti, O. A. (2008). Perencanaan dan Pengembangan Pariwisata. Jakarta: Pradnya Paramita.
Yulistiyono, H., & Akbar, S. A. H. (2022). Peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Dalam Mengelola Desa Wisata Pantai Lon Malang. Buletin Ekonomika Pembangunan, 3(3). https://doi.org/10.21107/bep.v3i3.16226
Yuliyanti, A., Suarna, N., & Lestari, G. D. (2022). Sistem Informasi Taman Wisata Goa Sunyaragi Berbasis Website Menggunakan Analisis SWOT Sebagai Media Promosi. Jurnal Janitra Informatika Dan Sistem Informasi, 2(2), 53–62. https://doi.org/10.25008/janitra.v2i2.155
Zakaria, F. (2014). Pengembangan desa wisata berbasis masyarakat. Jakarta: Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.
Zebua, M. (2016). Inspirasi pengembangan pariwisata daerah. Yogyakarta: Deepublish.
Zubaidi, A., Maharani, S. D., & Sairah, A. R. (2022). Kearifan Lokal Desa Wisata Karangrejo Dan Karanganyar Untuk Memperkuat Ketahanan Ekonomi Desa Pasca Pandemi Covid-19. Jurnal Filsafat Indonesia, 5(3), 227–234. https://doi.org/10.23887/jfi.v5i3.51818
Downloads
Published
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


